Morotai – SuaraRakyat62.com – Kondisi Pasar Central Business District (CBD) di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menuai keluhan dari warga. Pasalnya, sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) padam dan rumput liar dibiarkan tumbuh tinggi tanpa penanganan dari dinas terkait.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
CBD Morotai Gelap dan Tak Terurus, Warga Tagih Tanggung Jawab DLH dan Camat

Pantauan SuaraRakyat62 pada Minggu (29/6/2025) pukul 20.00 WIT, menunjukkan bahwa area pasar malam yang biasanya ramai justru terlihat gelap di beberapa titik karena PJU tidak menyala. Keadaan ini membuat pengunjung merasa tidak nyaman, bahkan berpotensi membahayakan.

Sukardi, salah satu pengunjung pasar malam, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.

“Lampu di pasar CBD ini banyak yang mati. Kita sering duduk di tepi trotoar tapi suasananya gelap. Pasarnya ramai, tapi penerangannya minim,” keluhnya.

Ia juga menyoroti keberadaan rumput belukar yang tumbuh liar dan mengganggu estetika kawasan pasar.

“Padahal ini dekat kantor Camat, tapi dibiarkan begitu saja. DLH dan Camat seperti tidak peduli. Rumput di sekitar pasar tinggi-tinggi dan membuat kawasan terlihat kumuh,” tambahnya.

Pasar CBD sendiri berada di kawasan strategis yang dikelilingi sejumlah kantor pemerintahan seperti Dinas Perindagkop, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Kantor Camat Morotai Selatan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari warga terkait kinerja dan perhatian pemerintah setempat terhadap fasilitas umum.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Morotai, Firdaus Samad, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi oleh pihak redaksi.

Warga berharap pemerintah segera bertindak agar kondisi Pasar CBD kembali nyaman dan tertata, terutama menjelang Morotai Festival yang digelar 18-20 Juni 2025 mendatang, momen ramai seperti akhir pekan dan kegiatan masyarakat lainnya.

 

Pewarta ; Irjan_Nyong