Scroll Untuk Lanjut Membaca
Di Tengah Peringatan Hari OTODA, Bupati Pasuruan Serahkan Penghargaan Purna Tugas Kepada Tiga Camat

PASURUAN. Suararakyat62.com

Dalam suasana khidmat peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-XXX yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin pagi (27/4/2026), Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menyerahkan secara simbolis Tali Asih Purna Tugas kepada tiga pejabat yang memasuki masa pensiun. Ketiganya adalah Camat Gondangwetan, Bambang Suhartono; Camat Kejayan, Wijaya Sugianto; dan Camat Grati, Nanang Muji Laksono.

Selain tali asih, Bupati Rusdi – sapaan akrabnya – turut menyerahkan manfaat Tabungan Hari Tua (THT) serta pembayaran pensiun pertama bekerja sama dengan pihak Taspen kepada ketiga mantan camat tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan harapan agar hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama bertugas tetap terpelihara dengan baik.

“Tetaplah menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan sebaik-baiknya. Ingatlah, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada akhirnya akan mengalami masa purna tugas seperti ini. Jadi, jadikanlah masa pensiun sebagai babak baru kehidupan yang lebih bermakna,” pesan Bupati Rusdi.

Bupati Bacakan Amanat Mendagri: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Keberhasilan OTODA

Pada puncak acara peringatan ini, Bupati Rusdi Sutejo juga membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam amanatnya, Mendagri menekankan bahwa upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak dapat dipisahkan dari kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan, karena hal itu merupakan faktor penentu keberhas pelaksanaan otonomi secara efektif.

“Pemerintah pusat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh elemen bangsa yang telah berperan aktif menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia hingga saat ini,” ujar Bupati menirukan isi amanat tersebut.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini dimaksudkan untuk mendorong setiap daerah memiliki kemandirian dan tanggung jawab penuh dalam mengelola potensi lokalnya. Di sisi lain, tema ini juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kekuatan sinergi, koordinasi, dan kinerja kolaboratif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Koordinasi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan pusat merupakan kunci utama dalam mencapai target-target strategis pembangunan nasional. Tanpa keselarasan dan kerja sama yang baik, tujuan besar pembangunan tidak akan tercapai secara optimal,” tegas amanat Mendagri.

Di akhir sambutannya, Mendagri berharap peringatan Hari OTODA ke-XXX tahun 2026 ini mampu memicu semangat seluruh elemen pemerintahan di Kabupaten Pasuruan untuk terus berinovasi dan bekerja lebih giat dalam mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki demi kesejahteraan masyarakat.

Red