Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Pemerintah Kota Pasuruan terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel. Hal itu tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Katalog Elektronik (E-Katalog) Sektor Konstruksi Tahun 2025, yang digelar pada Selasa, 7 Oktober 2025, di Ruang Rinjani Hotel Ascent Premiere Pasuruan, Jalan Jend. A. Yani No.45–47, Gadingrejo.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Digitalisasi Pengadaan, Wali Kota Pasuruan Buka Sosialisasi E-Katalog Konstruksi 2025

Acara ini dihadiri oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pasuruan, narasumber dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, serta para pelaku usaha jasa konstruksi yang tergabung dalam 11 asosiasi berbeda.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa digitalisasi dalam sistem pengadaan melalui e-katalog adalah langkah yang wajib diterapkan di era pemerintahan modern.

“Digitalisasi pengadaan melalui e-katalog adalah keniscayaan. Sistem ini mampu memotong rantai birokrasi, mempercepat proses pengadaan, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat dan transparan,” ujar Wali Kota Pasuruan.

Beliau juga menegaskan bahwa sistem e-katalog bukan hanya sekadar inovasi digital, tetapi merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hasil pekerjaan konstruksi dan menjamin akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.

Wali Kota Adi Wibowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai pelaksana kegiatan. Ia menilai, sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman pelaku usaha dan OPD terkait implementasi E-Katalog versi 6, yang kini dilengkapi dengan fitur-fitur baru seperti mini kompetisi dan mekanisme negosiasi harga.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan seluruh pelaku jasa konstruksi di Kota Pasuruan memahami sistem e-katalog versi terbaru. Dengan begitu, setiap proses pengadaan dapat berjalan cepat, efisien, dan tetap menjaga prinsip keadilan,” tegasnya.

Selain sosialisasi, Pemerintah Kota Pasuruan juga telah menyiapkan program lanjutan berupa Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi yang akan dilaksanakan pada 8–9 Oktober 2025, dengan peserta sebanyak 75 orang dari berbagai badan usaha jasa konstruksi.

Wali Kota menyebut pelatihan ini sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) konstruksi yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi.

“SDM yang berkualitas akan menjadi kunci dalam menciptakan infrastruktur yang kuat, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan, Gustap Purwoko, S.T., M.T., dalam laporan panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Sub Kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Konstruksi Tahun Anggaran 2025, dengan pendanaan bersumber dari APBD Kota Pasuruan.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta, terdiri atas 80 perwakilan badan usaha jasa konstruksi dan 20 peserta dari OPD terkait. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pelaku jasa konstruksi agar lebih siap menghadapi sistem pengadaan digital yang diatur melalui berbagai regulasi terbaru, seperti Perpres Nomor 46 Tahun 2025 dan Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025 tentang pelaksanaan e-purchasing melalui metode mini-kompetisi.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh badan usaha jasa konstruksi di Kota Pasuruan memahami arah kebijakan pengadaan berbasis elektronik agar dapat berpartisipasi aktif dan berdaya saing,” ungkap Gustap.

Menutup sambutannya, Wali Kota Adi Wibowo menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku jasa konstruksi dalam membangun ekosistem usaha yang profesional, transparan, dan berintegritas tinggi.

“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat jasa konstruksi, saya optimis kita dapat membangun Kota Pasuruan yang lebih maju, bersih, dan berorientasi pada hasil terbaik,” tutupnya.

Acara kemudian dibuka secara resmi dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” oleh Wali Kota Pasuruan, disambut tepuk tangan meriah para peserta sosialisasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pasuruan berharap sistem pengadaan berbasis digital dapat semakin memperkuat upaya percepatan pembangunan infrastruktur daerah, sekaligus menjadi fondasi menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan berintegritas.

 

 

Penulis; Abdul_Khalim