SUARARAKYAT62, MALANG – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 2 Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang diduga belum memenuhi standar. Temuan ini diperoleh awak media suararakyat62.com setelah melakukan investigasi langsung ke dapur penyedia MBG yang disebut sebagai bagian dari program Presiden Prabowo Subianto, Kamis(26/2/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dugaan MBG Tak Sesuai Standar di SDN 2 Turirejo Lawang, Pengelola Akui Puding Gagal Masak

Diduga fasilitas dapur dan penyajian makanan dalam program MBG tidak sesuai standar. Salah satu menu, yakni puding, disebut dalam kondisi gagal masak saat dibagikan kepada siswa

SDN 2 Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Temuan ini diperoleh dalam investigasi yang dilakukan pada Februari 2026.

Program MBG diperuntukkan bagi siswa SDN 2 Turirejo dan dikelola oleh pihak penyedia dapur MBG setempat. Alvial selaku pihak pengelola mengakui adanya kekeliruan dalam penyajian menu.

Dari hasil penelusuran ke rumah dapur MBG, ditemukan fasilitas yang dinilai minim perlengkapan. Selain itu, puding yang dibagikan kepada siswa diakui dalam kondisi gagal masak.

Alvial mengakui kesalahan tersebut dan menyampaikan bahwa puding yang dibagikan memang tidak berhasil dimasak dengan sempurna. Ia berjanji akan lebih berhati-hati ke depannya.

Menurutnya, dana yang diterima untuk penyediaan makanan berkisar Rp10 ribu hingga Rp8 ribu per porsi, sehingga pengelolaan anggaran harus sangat diperhatikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi agar pelaksanaan program MBG benar-benar sesuai standar, baik dari sisi fasilitas, kebersihan, maupun kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

(Nyak)