Kediri, SuaraRakyat62.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kediri memperkuat kepedulian terhadap warga yang tengah tertimpa bencana gempa bumi, khususnya masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sejumlah wilayah terdampak lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
HUT ke-81 RI, Mas Dhito Dorong Solidaritas untuk Korban Gempa dan Ingatkan Bahaya Hoaks

Ajakan tersebut disampaikan Mas Dhito seusai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Canda Bhirawa, Pare, Senin (17/8/2026).

Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, Mas Dhito mengajak masyarakat tidak hanya memaknai kemerdekaan sebagai momentum perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

“Saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah, semoga diberikan kekuatan, ketabahan dan segala sesuatunya dipermudah oleh Allah SWT,” ujar Mas Dhito.

Menurutnya, bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan kemanusiaan harus terus dijaga. Kepedulian masyarakat dapat diwujudkan melalui doa, bantuan, maupun dukungan sesuai kemampuan masing-masing.

Selain mengajak masyarakat berempati kepada korban bencana, Mas Dhito juga mengingatkan warga Kabupaten Kediri agar menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi di media sosial.

Ia meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk tidak terpolarisasi dan mudah termakan isu-isu yang sifatnya hoaks,” pesannya.

Menurut Mas Dhito, penyebaran informasi palsu berpotensi memicu keresahan dan perpecahan di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi sebelum memastikan sumber dan kebenarannya.

Pesan tersebut dinilai penting karena semangat persatuan menjadi salah satu modal utama dalam mengisi kemerdekaan. Perbedaan pandangan maupun pilihan, kata Mas Dhito, seharusnya tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah.

Mas Dhito juga mengajak masyarakat menerjemahkan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, melalui tindakan nyata sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Ia menilai pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga.

Semangat persatuan, kepedulian sosial, dan kontribusi positif diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun Kabupaten Kediri sekaligus memperkuat pembangunan nasional.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Canda Bhirawa diikuti berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan. Hadir jajaran TNI/Polri, Korpri, DPRD, veteran, Pramuka, partai politik, organisasi kemasyarakatan, institusi vertikal, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat Kecamatan Pare.

Usai pelaksanaan upacara, Mas Dhito bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri dan Forkopimda mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan dari Istana Negara secara virtual.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap korban bencana, menjaga persatuan, melawan penyebaran hoaks, dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta daerah.

 

(Ed)