Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Bersepeda atau gowes kini tidak sekadar menjadi olahraga, tetapi telah berkembang sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. Aktivitas ini diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, karena mudah dilakukan, murah, dan memberi manfaat besar bagi kesehatan. Semangat inilah yang terus digerakkan oleh Komunitas Healthy Cycling Team (HCT) bersama Gowes To Work RS Purut di Kota Pasuruan.

Puluhan pecinta sepeda rutin mengikuti kegiatan gowes yang digelar setiap Minggu pagi, dimulai sekitar pukul 05.30 WIB dengan titik kumpul di Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Pasuruan. Gowes mingguan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga wadah membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit melalui aktivitas fisik yang teratur.

Kegiatan gowes berada di bawah koordinasi dr. dr. Adi Widianto, M.H.Kes., C.C.D., C.M.C., seorang tenaga kesehatan yang aktif mendorong pendekatan promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat. Melalui komunitas, dr. Adi mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesekali.
Pada Minggu, 4 Januari 2026, gowes rutin ini turut dihadiri dr. Hermanta Setiarsa, MQIH, penasehat Komunitas HCT sekaligus mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. Hadir pula Achmad Son Haji, S.Sos, atau yang akrab disapa Bung Jibon, Redaksi Media SuaraRakyat62.com.

Rute gowes menyusuri wilayah Kota Pasuruan menuju Kabupaten Pasuruan, tepatnya ke arah Rejoso hingga Gondang Wetan. Para peserta melintasi jalur perkampungan dengan hamparan persawahan dan latar pegunungan yang sejuk. Selain menyehatkan tubuh, suasana alam tersebut juga memberi efek positif bagi kesehatan mental dan mempererat interaksi sosial antarpeserta.
Kegiatan gowes ditutup dengan silaturahmi dan tasyakuran di rumah salah satu anggota komunitas, Bapak Sanusi, yang berada di wilayah Pengkol. Kebersamaan sederhana ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dijaga dalam setiap kegiatan komunitas.

Ketua Komunitas HCT, dr. dr. Adi Widianto, menegaskan bahwa olahraga bersepeda memiliki peran penting dalam pencegahan penyakit, terutama penyakit tidak menular yang kini semakin banyak ditemui di masyarakat.
“Gowes ini kami dorong sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit sejak dini. Banyak penyakit seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, hingga gangguan jantung sebenarnya bisa ditekan risikonya jika masyarakat mau rutin bergerak. Bersepeda adalah pilihan olahraga yang aman, murah, dan bisa dilakukan oleh hampir semua usia,” ujar dr. Adi.
Ia menambahkan, pendekatan kesehatan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan layanan pengobatan.
“Promotif dan preventif harus diperkuat. Melalui komunitas seperti ini, masyarakat bisa saling mengingatkan, saling menyemangati, dan membangun kebiasaan hidup sehat bersama-sama. Ketika dilakukan secara kolektif, motivasi akan lebih kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Hermanta Setiarsa menilai kegiatan gowes komunitas sebagai bentuk edukasi kesehatan yang efektif dan mudah diterima masyarakat.
“Aktivitas fisik yang dilakukan dengan suasana santai dan penuh kebersamaan akan lebih mudah dijalani secara rutin. Ini contoh nyata bagaimana upaya kesehatan bisa dimulai dari lingkungan terdekat,” katanya.
Salah satu anggota komunitas, Khoirul, mengaku merasakan manfaat nyata dari kegiatan gowes rutin tersebut.

“Badan terasa lebih bugar dan pikiran juga lebih segar. Yang paling penting, kami jadi lebih disiplin menjaga kesehatan karena dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan gowes mingguan ini, Komunitas HCT dan Gowes To Work RS Purut berharap dapat terus menginspirasi masyarakat Kota Pasuruan untuk menjadikan hidup aktif sebagai kebutuhan, memperkuat kesadaran pencegahan penyakit, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang sehat dan tangguh.
(Habil)




