Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Jawa Timur yang digelar pada 20–21 Desember 2025 di Surabaya resmi menetapkan kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan periode 2025–2030. Dari hasil forum tersebut, Mahfud Husairi, S.T. ditetapkan sebagai Ketua DPC, didampingi Tatit Panji, S.I.Kom sebagai Sekretaris dan Andri Setyani sebagai Bendahara.

Penetapan kepengurusan dilakukan melalui mekanisme partai yang berjenjang dan demokratis. Proses diawali dengan penjaringan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), di mana masing-masing PAC mengusulkan lima nama calon ketua. Nama-nama tersebut kemudian diserahkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur untuk dikaji dan dirumuskan.
Selanjutnya, DPD mengusulkan nama-nama tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, dengan hak menambahkan satu nama calon. Keputusan akhir penetapan ketua dan dua nama lainnya sebagai pengurus struktural sepenuhnya berada di tangan DPP.
DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan akhirnya menghasilkan susunan pimpinan baru dengan Mahfud Husairi sebagai ketua. Mahfud dikenal sebagai kader partai yang memiliki rekam jejak panjang. Ia memulai kiprah politiknya sebagai aktivis mahasiswa, pernah menjabat Ketua Jawa Timur organisasi sayap partai Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), hingga menduduki sejumlah posisi strategis di Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Jawa Timur. Saat ini, Mahfud juga tercatat sebagai anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PDI Perjuangan.
Dalam pernyataan sikapnya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan periode 2025–2030, Mahfud menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal partai.

“Kami akan fokus membangun struktur partai yang solid dari tingkat kecamatan (PAC) hingga kelurahan, termasuk ranting dan anak ranting. Penguatan badan-badan partai serta sayap partai juga menjadi prioritas,” ujar Mahfud saat dikonfirmasi SuaraRakyat62.com, Senin (22/12/2025).
Selain penguatan organisasi, Mahfud juga menekankan pentingnya menghadirkan program-program kerakyatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin PDI Perjuangan benar-benar hadir di tengah rakyat melalui program sosial, seperti bimbingan belajar gratis, hingga advokasi dan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Tatit Panji, S.I.Kom, yang merupakan alumnus Universitas Airlangga Program Studi Ilmu Komunikasi, menyampaikan bahwa soliditas internal dan komunikasi politik yang baik akan menjadi kunci keberhasilan kepengurusan baru.
“Kami akan memperkuat koordinasi antarstruktur dan memastikan seluruh program partai tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” jelas Tatit.
Di sisi lain, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Andri Setyani yang akrab disapa Mbak Rere dan juga anggota DPRD Kota Pasuruan, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kerja organisasi.
“Pengelolaan keuangan partai akan kami lakukan secara transparan dan bertanggung jawab agar seluruh program kerakyatan dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan optimistis dapat memperkuat barisan, menghidupkan kembali mesin partai hingga tingkat paling bawah, serta menghadirkan kerja-kerja politik yang berpihak pada rakyat. Di bawah kepemimpinan Mahfud Husairi, PDI Perjuangan Kota Pasuruan diharapkan semakin solid, responsif, dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.
(Ilham)




