Kota Malang, SuaraRakyat62.com – Menyongsong dinamika sosial yang kerap mengemuka, terutama jelang momentum September Gelap dan peringatan Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober mendatang, Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur mengambil langkah strategis dengan menggandeng insan pers sebagai mitra utama dalam menjaga kondusivitas.

Silaturahmi bersama awak media, mulai dari media cetak, online, televisi, radio hingga pegiat media sosial, digelar pada Senin (23/9/2025). Kegiatan ini dipimpin Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamasuddin, SIK, MT, mewakili Kapolresta Kombes Pol Nanang Haryono.
Dalam pertemuan itu, AKBP Oskar menegaskan pentingnya peran media sebagai garda terdepan dalam mengawal informasi yang sehat, berimbang, dan menyejukkan.
“Silaturahmi ini menjadi ruang menyatukan persepsi, membangun sinergi. Kami ingin awak media menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Kota Malang yang aman, nyaman, dan damai,” ujarnya.
Wakapolresta juga mengingatkan tentang potensi munculnya isu provokatif maupun berita simpang siur yang dapat memicu keresahan masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau media mengedepankan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi.
“Polresta Malang Kota siap menerima klarifikasi terkait kebenaran informasi, termasuk berita miring yang memicu provokasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kota Malang memiliki posisi strategis sebagai barometer Jawa Timur, sekaligus dikenal sebagai miniatur Indonesia karena keberagaman budaya dan ribuan mahasiswa dari berbagai daerah yang menimba ilmu di ratusan kampus. Kondisi ini menjadikan stabilitas keamanan sebagai tanggung jawab bersama.
“Wartawan punya peran penting sebagai pelopor informasi yang menyejukkan. Mari kita ciptakan narasi positif, cegah disinformasi, dan lawan provokasi demi Kota Malang yang damai,” tambahnya.
Silaturahmi tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Eddy Master, salah satu wartawan senior, sebagai wujud kebersamaan antara aparat kepolisian dan media.
Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan awak media, sekaligus mengajak seluruh elemen menjaga reputasi Kota Malang sebagai kota pendidikan yang aman, kondusif, dan damai.
Penulis; Mak_Nyak




