Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com — Setelah vakum selama lima tahun, Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Perkebunan dan Pertanian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK F-SPPP-K-SPSI) Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, resmi kembali aktif. Mereka menegaskan komitmen untuk memperjuangkan hak pekerja agar bisa kembali bekerja di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Karya Samo Mas (KSM) sebagai buruh bongkar muat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
PUK F-SPPP-K-SPSI Teluk Aur Bangkit, Siap Perjuangkan Hak Pekerja PKS

Kebangkitan organisasi ini dipimpin oleh Safri W., Ketua PUK F-SPPP-K-SPSI Teluk Aur, dalam agenda konsolidasi yang digelar pada Jumat (8/8/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua SPPP SKA, Thomson, dan Ketua SPPP RSM, Andi, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah perjuangan tersebut.

Menambah kekuatan moral, dua tokoh adat (Ninik Mamak) Teluk Aur juga hadir dan memberikan restu. Kehadiran para Datuk Adat ini menjadi sinyal bahwa perjuangan serikat buruh mendapat dukungan dari masyarakat adat setempat.

“Kami bangkit bukan untuk membuat kegaduhan, tetapi untuk memperjuangkan hak kami sebagai pekerja yang sudah lama terabaikan. Harapan kami, pihak perusahaan PT. Karya Samo Mas membuka ruang dialog dan menerima kembali pekerja dari Teluk Aur,” tegas Safri W. di hadapan anggota dan tamu undangan.

Langkah konsolidasi ini menjadi awal baru bagi F-SPPP-K-SPSI Teluk Aur dalam menegakkan hak-hak buruh, membangun hubungan industrial yang adil, dan menjaga martabat pekerja di Kecamatan Rambah Samo.

 

 

Pewarta ; Esra