ROKAN HULU, Suararakyat62  — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, perusahaan serta masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Sinergi Cegah Karhutla, Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Pertahankan Zero Hotspot

Hal itu disampaikan dalam kegiatan penyuluhan dan edukasi pencegahan serta penanggulangan karhutla di Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan dihadiri Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Brigjen TNI Andi Tiawardi dan diwakili Kolonel Ivan Supriadi, bersama jajaran TNI-Polri, Camat Kunto Darussalam Dedy Saputra, Camat Pagaran Tapah Darussalam Ivandri, serta tokoh masyarakat.

Dalam penyuluhan disebutkan, wilayah Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam relatif berisiko rendah dan dalam beberapa tahun terakhir mampu mempertahankan zero hotspot dan zero wildfire.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, khususnya di wilayah Muara Dilam dan Sungai Kuti yang memiliki lahan gambut dan berbatasan dengan Kecamatan Bonai Darussalam.

Tim Mabes TNI mengajak masyarakat menerapkan empat langkah utama, yakni cegah sebelum terbakar, deteksi dini, laporkan dengan cepat, dan tangani secara terpadu.

Tokoh masyarakat Kunto Darussalam, Jandri A.Md. atau Datuk Maharajo, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi karhutla penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mencegah dan menangani kebakaran.

“Kami selaku ninik mamak delapan suku Kelurahan Kota Lama sangat mengapresiasi penjelasan dan edukasi yang diberikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak agar kondisi bebas titik panas dan kebakaran dapat terus dipertahankan.