Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com – Seorang wanita penghibur berinisial RI melapor ke Polres Rokan Hulu (Rohul), Riau, setelah merasa ditipu oleh pria hidung belang berinisial IS. Kasus ini sontak viral di media sosial dengan beragam narasi, bahkan menyeret nama aparat kepolisian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Tak Dibayar Usai Kencan, Wanita di Rohul Lapor Polisi

Aipda Jaya Bakkara, personel Polres Rohul yang saat itu bertugas piket, memberikan klarifikasi pada Sabtu (27/9/2025) di Pasir Pengaraian. Ia menjelaskan bahwa RI awalnya diajak oleh IS dengan tarif Rp2 juta. Namun setelah berhubungan badan, IS tidak menepati janji pembayaran.

“Bahkan korban diajak berkeliling di jalan lingkar Km 4 sambil dimarahi. Karena takut, RI melompat dari mobil dan membawa STNK yang sempat dijadikan jaminan. Setelah itu, korban langsung datang melapor ke pos penjagaan Polres Rohul,” terang Jaya.

Menerima laporan tersebut pada 25 September 2025, Aipda Jaya bersama rekan piket segera mencari keberadaan IS. Tidak butuh waktu lama, IS berhasil ditemukan. Saat ditanya, IS yang diduga dalam pengaruh alkohol malah mengaku memiliki abang seorang aparat perwira.

“Mendengar itu saya marah. Saya tegaskan, meski abangmu aparat, tidak boleh semena-mena melecehkan harkat dan martabat perempuan. Hidup itu berputar, jangan pernah merendahkan orang lain,” tegasnya.

Nama Aipda Jaya sempat diseret dalam pemberitaan sejumlah media online dengan tudingan membackup praktik prostitusi. Namun, ia membantah keras tuduhan tersebut.

“Kami pastikan tidak pernah membackup prostitusi. Apa yang kami lakukan murni menindaklanjuti laporan warga yang merasa dilecehkan. Salam waras, salam kebajikan,” pungkasnya.

 

 

Pewarta; Esra