Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com — Sebuah video berdurasi 36 detik yang beredar luas di media sosial menggegerkan publik. Video itu memperlihatkan dua pria yang diduga kuat merupakan Kepala Desa Bangun Jaya dan Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara tengah menyaksikan pertandingan sabung ayam secara terang-terangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Viral! Diduga Kades dan Kanit Reskrim Tertangkap Kamera Tonton Sabung Ayam, Publik Minta Usut Tuntas

Dalam rekaman tersebut, tampak kerumunan warga mengitari arena sabung ayam di ruang terbuka. Di tengah keramaian, dua pria berpakaian santai berdiri tanpa upaya membubarkan atau menghentikan kegiatan yang diduga merupakan praktik perjudian tersebut. Publik pun berspekulasi bahwa keduanya terlibat dalam membekingi aktivitas ilegal itu.

Reaksi keras datang dari masyarakat. Mereka mengecam dugaan keterlibatan aparat dan pejabat desa yang justru semestinya menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum dan memberantas perjudian.

“Kami sangat kecewa. Kalau benar itu Kades dan Kanit, ini sudah keterlaluan. Harus segera diusut! Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Tak hanya masyarakat biasa, para tokoh masyarakat dan pemuda setempat juga angkat bicara. Mereka mendesak Kapolres Rokan Hulu dan Polda Riau segera turun tangan melakukan penyelidikan atas video tersebut.

“Kalau video itu benar, maka harus ada tindakan tegas. Jangan sampai ada pembiaran terhadap praktik ilegal yang justru dilindungi oknum,” kata seorang tokoh pemuda Tambusai Utara.

Sementara itu, Kanit Reskrim Tambusai Utara, Rahmat, memberikan klarifikasi ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Kamis (7/8/2025). Ia membantah tudingan bahwa dirinya membekingi kegiatan sabung ayam.

“Maaf Pak, saya klarifikasi, kemarin itu Pak Kades Bangun Jaya menelpon saya. Beliau menyampaikan banyak laporan warga terkait sabung ayam, dan meminta saya mendampingi memberikan arahan serta menghentikan kegiatan itu. Dan kegiatan itu juga sudah lama berhenti,” jelas Rahmat.

Meski klarifikasi telah diberikan, masyarakat masih menunggu langkah nyata dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk membuktikan kebenaran video yang telanjur viral dan menimbulkan keresahan ini.

 

Pewarta ; Esra