Trenggalek, SuaraRakyat62.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) melakukan kunjungan ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) Yogyakarta, Sabtu (20/9/2025). Kunjungan ini menindaklanjuti isu keterlibatan UGM dalam aktivitas pertambangan PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) di Trenggalek.

Dalam pertemuan tersebut, Mas Ipin disambut langsung Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran dekanat. Diskusi berlangsung hangat, khususnya mengenai konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
Mas Ipin mengaku lega setelah mendengar penegasan bahwa UGM tidak memiliki kerja sama dengan PT SMN.
“Saya senang mendengar langsung bahwa UGM tidak ada kerja sama dengan PT SMN. Ini sekaligus tabayyun agar tidak ada kesalahpahaman,” ujar Mas Ipin, Minggu (21/9/2025).
Lebih jauh, FT UGM menyatakan siap mendukung Kabupaten Trenggalek menuju target net zero carbon 2045 serta pengembangan carbon trading. Prof. Selo menegaskan pihaknya akan membantu Trenggalek memanfaatkan potensi sumber daya alam tanpa merusak lingkungan.
“FT UGM konsisten mengedepankan konservasi, baik geologi, batuan, maupun air tanah. Kami siap bersinergi untuk pembangunan Trenggalek yang berkelanjutan,” tegasnya.
Mas Ipin menambahkan, arah pembangunan Trenggalek sudah ditegaskan dalam RTRW dan forum konsultasi publik, yakni lebih mengutamakan ekonomi regeneratif ketimbang industri ekstraktif.
“Saya hanya mengemban amanat itu, agar pembangunan tetap berada dalam jalur yang kita sepakati,” jelasnya.
Prof. Selo juga meluruskan kabar soal field trip mahasiswa UGM di Trenggalek yang dikaitkan dengan tambang. Menurutnya, kegiatan itu murni persiapan seminar dan tidak ada kaitannya dengan eksplorasi tambang.
“Peserta hanya diajak melihat kondisi lapangan sekitar satu jam. Kalau pun ada ketidakberesan, itu justru untuk diungkap, bukan untuk kepentingan tambang,” pungkasnya.
Pewarta; Yoyok




