Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Bahrudien Akbar Wahyudi, SE., MM, menyampaikan pesan penuh makna bagi seluruh santri di Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Hari Santri Nasional, Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Bahrudien Akbar Ajak Santri Jadi Pelopor Kemajuan Bangsa

Sebagai politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pasuruan, Bahrudien menilai Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran besar santri dalam membangun bangsa dan peradaban dunia.

“Santri bukan hanya penjaga moral, tapi juga penggerak peradaban. Di tengah tantangan global yang kian kompleks, santri harus tampil dengan semangat ilmu, integritas, dan keikhlasan untuk membawa perubahan positif bagi bangsa,” ujar Bahrudien usai mengikuti upacara peringatan Hari Santri di Kota Pasuruan, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, menjadi pengingat bahwa peran santri tak boleh berhenti di lingkungan pesantren semata. Santri masa kini harus adaptif terhadap kemajuan teknologi, sosial, dan ekonomi, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan nasionalisme.

“Kita tidak ingin santri hanya menjadi penonton. Santri harus menjadi pelaku sejarah baru yang membawa semangat Islam rahmatan lil ‘alamin untuk membangun dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” imbuhnya.

Sebagai Wakil Ketua HIPMI Kota Pasuruan, Bahrudien juga mendorong agar santri berani mengambil peran dalam dunia usaha dan ekonomi kreatif. Menurutnya, pesantren saat ini sudah seharusnya menjadi pusat lahirnya santri wirausaha yang mandiri, beretika, dan inovatif.

“Dakwah tidak hanya lewat lisan, tapi juga lewat karya nyata. Santri yang mandiri secara ekonomi akan memperkuat umat dan membuat pesantren semakin berdaya. Inilah bentuk jihad zaman modern berjuang lewat kemandirian dan inovasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bahrudien menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pesantren dalam membangun ekosistem pemberdayaan umat. Ia menilai, sinergi ini menjadi kunci agar pesantren tak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Namun, di era modern ini, pesantren juga harus jadi pusat ekonomi dan inovasi umat. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa melahirkan generasi santri yang cerdas, berdaya, dan berpengaruh di kancah dunia,” ujarnya penuh optimisme.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneladani semangat juang dan pengabdian para santri terdahulu. Santri bukan sekadar simbol religius, tetapi sumber inspirasi yang menggerakkan perubahan menuju Indonesia yang lebih berkeadaban.

Bahrudien Akbar Wahyudi berharap semangat santri terus tumbuh di setiap hati generasi muda agar Indonesia semakin maju, kuat, dan bermartabat dengan landasan iman serta ilmu.

“Mari kita lanjutkan perjuangan para ulama dan santri. Jadikan nilai-nilai pesantren sebagai dasar membangun negeri yang damai, adil, dan penuh keberkahan. Dari santri untuk negeri, dari pesantren untuk dunia,” pungkasnya.

Di akhir pesannya, Bahrudien menutup dengan doa penuh harap:

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, keistiqamahan, dan keberkahan kepada seluruh santri di Indonesia. Jadikanlah mereka generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. Selamat Hari Santri Nasional 2025, Jayalah Santri, Majulah Indonesia.”

 

Penulis; Apin