Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan komitmennya untuk menyederhanakan seluruh layanan publik agar lebih cepat, mudah, dan tidak berbelit-belit. Hal tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan para kepala desa se-Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (16/4/2026) siang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Bupati Rusdi Tegaskan Birokrasi Tak Boleh Ribet, Siapkan Layanan Cepat Berbasis WhatsApp untuk Warga

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi menekankan bahwa era birokrasi yang menyulitkan masyarakat sudah tidak relevan lagi. Pemerintah, menurutnya, harus hadir dengan pelayanan yang cepat dan solutif.

“Sudah bukan zamannya lagi birokrasi membuat masyarakat kesusahan. Semua harus dipermudah, dipercepat, dan tidak boleh ada keribetan,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Pasuruan akan membentuk grup WhatsApp (WA) di setiap kecamatan. Grup tersebut akan melibatkan camat, kepala desa, kepala puskesmas, hingga sopir ambulans, guna mempercepat respons terhadap kebutuhan darurat masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Setiap kecamatan kita buat grup. Kalau ada warga butuh ambulans atau penanganan cepat, kepala desa tinggal lapor di grup. Di situ sudah ada kepala puskesmas sampai sopir ambulans, langsung bergerak sampai warga tertangani di fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Menurut Mas Rusdi, sistem sederhana ini diyakini mampu memberikan dampak besar, terutama dalam penanganan kondisi darurat yang membutuhkan kecepatan dan koordinasi lintas instansi.

“Saya ini orangnya simpel. Yang penting koordinasi cepat, tidak ada sekat antar instansi, semuanya sinergi. Kalau itu jalan, masalah cepat selesai,” imbuhnya.

Kebijakan ini pun mendapat apresiasi dari para kepala desa. Salah satunya disampaikan oleh Kepala Desa Raci, Muhammad Sutomo, yang menilai langkah tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya dalam urusan kesehatan yang bersifat mendesak.

“Matur nuwun Mas Bupati, ini sangat membantu masyarakat. Urusan kesehatan itu urgent, jadi dengan sistem seperti ini laporan dari warga bisa langsung ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Pasuruan berharap pelayanan publik semakin responsif, efektif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga tingkat desa. Inovasi sederhana berbasis komunikasi digital ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menghadirkan birokrasi yang cepat, tanggap, dan berpihak kepada kebutuhan rakyat.

 

 

(Apin)