Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Pasuruan tahun 2026 resmi dimulai. Pembukaan kegiatan ini dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (4/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
O2SN SD Kabupaten Pasuruan 2026 Resmi Dibuka, Bupati Dorong Sportivitas dan Prestasi Siswa

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati sebagai simbol dimulainya kompetisi olahraga antar pelajar tersebut. Ratusan siswa dari berbagai kecamatan tampak antusias mengikuti seremoni pembukaan yang berlangsung meriah.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play selama bertanding.

“Selamat bertanding untuk seluruh siswa-siswi yang mengikuti O2SN. Junjung tinggi sportivitas, fair play, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Ini bukan sekadar lomba, tetapi ajang pembentukan karakter sejak dini,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ajang O2SN bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi pintu awal bagi siswa untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Prestasi yang kalian raih hari ini bisa menjadi bekal masa depan. Juara 1, 2, dan 3 nantinya bisa digunakan untuk masuk ke jenjang SMP melalui jalur prestasi. Jadi manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti menjelaskan bahwa O2SN tahun ini mempertandingkan lima cabang olahraga unggulan, yakni pencak silat, kidz atletik, renang, bulu tangkis, dan senam.

Sebanyak 225 atlet pelajar SD ambil bagian dalam kompetisi ini. Rinciannya, 43 atlet pencak silat bertanding di GOR Raci, 112 atlet kidz atletik di Stadion Pogar, 44 atlet renang di Saygon Waterpark, 16 atlet bulu tangkis di Gedung Bayu Kencana Gempol, serta 10 atlet senam di SD Bendungan.

“Pelaksanaan O2SN berlangsung mulai 4 hingga 8 Mei 2026. Ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, berkompetisi secara sehat, dan membawa nama baik Kabupaten Pasuruan di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa nilai utama dalam ajang ini bukan semata kemenangan, tetapi kejujuran dan integritas dalam bertanding.
“Menang atau kalah itu hal biasa. Namun kejujuran, sportivitas, dan semangat juang adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Dengan digelarnya O2SN ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga serta memiliki karakter kuat dan sportif.

 

 

(Moel)