Madiun, Suararakyat62.com – Untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok dan meringankan beban ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindag) menggelar Pasar Murah Bersubsidi (PasMas) di Pendopo Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Jumat (23/05/2025).

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga. Sejak pagi, masyarakat sudah memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Disediakan ribuan stok sembako dengan harga jauh di bawah pasaran:
- Minyak goreng: Rp 15.500/liter (stok 1.000 liter)
- Gula pasir: Rp 14.000/kg (stok 1.000 kg)
- Telur ayam: Rp 21.500/kg (stok 3.000 kg)
- Bawang putih: Rp 14.500/½ kg (stok 150 kg)
- Beras medium: Rp 48.500/zak 5 kg (stok 1.500 kg)
Kepala Disperindag Kabupaten Madiun, Indra Styawan, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Kami terus memantau harga pasar. Jika ada lonjakan, langsung kami intervensi dengan pasar murah. Ini adalah upaya nyata dari pemerintah agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkap Indra.
Ia juga memastikan bahwa pasar murah bersubsidi seperti ini akan terus digelar secara berkala hingga akhir tahun, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Madiun.
Salah satu warga Plumpungrejo, Ibu Binti, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Harga di pasar sekarang mahal semua. Adanya pasar murah seperti ini sangat membantu kami, khususnya para ibu rumah tangga. Harapannya kegiatan seperti ini terus diadakan,” tuturnya dengan penuh haru.
Dengan hadirnya PasMas, Pemkab Madiun membuktikan kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi rakyat. Langkah nyata ini diharapkan mampu menjaga kestabilan harga dan ketahanan pangan di tengah fluktuasi harga pasar.
Pewarta : Puryadi




