Madiun, SuaraRakyat.com — Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Madiun terus mengoptimalkan lahan pertanian melalui Program Penutupan Lahan Eksisting. Program ini menyasar kelompok tani di berbagai desa dengan tujuan memanfaatkan lahan yang belum tergarap atau tidak digunakan menjadi lahan pertanian produktif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dukung Swasembada, Dispertan Madiun Produktifkan Lahan Tak Terpakai

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan produksi pangan, khususnya padi, sekaligus menjaga kelestarian sumber daya lahan.

“Lahan tidur yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini bisa diolah menjadi lahan produktif. Dengan begitu, petani dapat menanam lebih dari satu kali dalam setahun, sehingga hasil panen meningkat,” ujar Parna, Rabu (6/8/2025).

Parna menambahkan, program ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:

  1. Memanfaatkan Lahan Tidur – Mengubah lahan yang tidak produktif menjadi lahan yang siap tanam.
  2. Meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) – Memungkinkan penanaman lebih dari sekali dalam setahun.
  3. Mendukung Produksi Pangan Nasional – Selaras dengan program pemerintah untuk mencapai swasembada dan ketahanan pangan.
  4. Melestarikan Lahan Pertanian – Mencegah alih fungsi lahan menjadi non-pertanian.

Selain bantuan teknis, Dispertan juga memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada kelompok tani agar pengelolaan lahan bisa dilakukan secara berkelanjutan dan lebih maju.

“Dengan pengelolaan yang tepat, kami optimis lahan-lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat menjadi sumber kesejahteraan bagi petani,” pungkas Parna.

 

 

Pewarta ; Puryadi