Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat koordinasi di Ruang Mpu Sindok, Kantor Bupati Pasuruan, Minggu (31/8/2025) malam. Pertemuan ini melibatkan jajaran pemerintahan, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi mahasiswa, NGO, hingga media massa, guna memastikan situasi Pasuruan tetap aman dan kondusif di tengah dinamika nasional.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., menegaskan komitmennya menjaga stabilitas daerah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden antara aparat dan pengunjuk rasa yang menimbulkan korban. “Ke depan, kami akan meningkatkan komunikasi. Kesepakatan kita bersama: Pasuruan harus damai,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya mendukung proses hukum bagi oknum petugas yang terbukti bersalah. Selain itu, Polres bersama elemen masyarakat akan menggelar kegiatan cooling system berupa doa bersama, apel kebangsaan, hingga patroli skala besar. “Kita perlu memberikan pernyataan positif untuk meredam ajakan aksi di media sosial. Harapan saya, jika ada elemen masyarakat atau mahasiswa ingin audiensi dengan DPR, agar diterima dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutedjo menekankan pentingnya kekompakan seluruh elemen masyarakat. “Kita semua adalah bagian dari Kabupaten Pasuruan. Mari bersama-sama menjaga situasi ini agar tetap aman,” katanya.
Senada, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Boga Bramiko mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial. “Jangan mudah terpengaruh provokasi. Setiap individu perlu meningkatkan naluri intelijen, melakukan deteksi dini dan cegah dini,” pesannya.
Dari unsur masyarakat, Ketua LSM AMCD, Hanan, menyoroti permasalahan di Desa Tempuran dan mendorong adanya audiensi. Sekretaris MUI Pasuruan, H. Muzammil Syafi’i, mengingatkan aparat agar mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi.
Sementara itu, Koordinator BEM Pasuruan Raya, Ubaidillah, menegaskan mahasiswa tetap akan menyuarakan aspirasi dengan cara santun. “Bupati peka terhadap isu nasional. Kami tetap menyuarakan aspirasi dengan cara yang elok,” katanya.
Rapat yang berlangsung hingga pukul 21.20 WIB tersebut berjalan lancar dan kondusif. Forkopimda sepakat memperkuat komunikasi lintas elemen untuk mencegah potensi kerawanan sosial dan politik di Kabupaten Pasuruan.
Pewarta; Abdul_Khalim




