Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat sipil terkait dugaan korupsi aset Plaza Bangil, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh informasi yang masuk secara serius dan profesional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Aksi Massa Disambut Respons Terbuka, Kejari Pasuruan Janji Dalami Dugaan Korupsi Plaza Bangil

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Intelijen Kejari Pasuruan, Ferry Hary Ardianto, usai menerima perwakilan massa aksi di kantor Kejari, Kamis (31/7/2025).

“Kami akan menindaklanjuti aksi ini secara serius. Saat ini kami sudah mengumpulkan data awal dan akan menelaah dengan cermat setiap informasi yang disampaikan,” ujar Ferry.

Terkait substansi kasus dugaan korupsi yang dipersoalkan oleh massa aksi, Ferry menjelaskan bahwa prosesnya masih dalam tahap pendalaman dan verifikasi, sehingga belum bisa disampaikan secara detail ke publik. Namun, ia menegaskan bahwa Kejari tetap menjunjung keterbukaan dan siap berdialog secara konstruktif.

“Kami juga telah menyampaikan kepada Ketua Koordinator Lapangan bahwa kami terbuka untuk audiensi. Namun, hingga saat ini, beliau belum menyatakan kesediaannya. Pimpinan kami, Bapak Kepala Kejaksaan Negeri, menyampaikan sikap terbuka dan objektif untuk menjalin komunikasi yang baik,” tambahnya.

Ferry juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan korupsi di Kabupaten Pasuruan.

“Komitmen kami tetap teguh untuk menindak setiap pelaku sesuai hukum yang berlaku. Tapi proses ini harus berjalan berdasarkan data dan prosedur hukum,” tegasnya.

Sementara itu, dalam aksi yang digelar di halaman Kejari, Gus Ujay, Ketua Umum LSM P-MDM DPP sekaligus Koordinator Aksi, menyampaikan orasi yang tajam dan lantang. Ia menyoroti dugaan pembiaran terhadap pengelolaan ilegal aset negara dan menuntut Kejari untuk tidak hanya menyentuh pelaku kecil, melainkan membongkar aktor utama di balik praktik korupsi yang terstruktur.

“Kami ingin Kejari hadir sebagai pengawal keadilan, bukan pelindung kepentingan segelintir orang. Rakyat sudah muak melihat hukum yang hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas!” seru Gus Ujay dalam orasinya.

Aksi berjalan dengan damai dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Massa juga menyerahkan dokumen tuntutan sebagai bagian dari komitmen sipil untuk mengawal proses hukum di Kabupaten Pasuruan.

 

Pewarta ; Zen_Satuman