Morotai, SuaraRakyat62.com – Sekitar seribu mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin (1/9/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Besok 1.000 Mahasiswa BEM Unipas Morotai Turun ke Jalan, Tuntut Bubarkan DPRD

Besok pukul 08.00 WIT, massa bergerak menuju kantor Bupati, Polres, hingga Gedung DPRD Morotai sebagai sasaran utama aksi.

Gelombang mahasiswa turun ke jalan ini di pimpin lansung ketua BEM Unipas Morotai Rivaldi Majid. Ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap lembaga negara, khususnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Mereka menilai kepercayaan publik terhadap kedua institusi tersebut terus merosot akibat berbagai kasus yang terjadi.

Rivaldi Majid, dengan tegas menyuarakan tuntutan mahasiswa. “Kami mengecam tindakan brutal aparat Kepolisian yang melindas driver ojek online. Selain itu, kami juga mendesak agar pemerintah segera menuntaskan sengketa lahan masyarakat lingkar Bandara dan TNI AU,” tegasnya.

Seruan aksi yang bertajuk “Bubarkan DPRD Morotai” ini menjadi penegasan sikap mahasiswa terhadap lembaga legislatif daerah yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan maupun representasi rakyat.

Besok unjuk rasa digelar akan berlangsung dinamis dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Meski demikian. Mahasiswa terus bergema, menggambarkan besarnya gelombang ketidakpuasan publik di Morotai terhadap kondisi sosial-politik nasional.

 

 

Pewarta; Irjan_Nyong