SUARARAKYAT62, BONAI DARUSSALAM  – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Bonai Darussalam terus aktif melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kamis (21/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Jagung Pipil Mulai Tumbuh, Polsek Bonai Darussalam Aktif Dampingi Petani Desa Pauh

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Pauh, AIPDA Jefri Sihombing di lahan pertanian milik BUMDes Pauh yang berada di RT 013 RW 002 Dusun III Desa Pauh.

Tanaman jagung pipil tersebut diketahui ditanam pada 21 April 2026 menggunakan benih jagung hibrida Pioneer P32. Setelah memasuki usia 30 hari, pertumbuhan tanaman terlihat cukup baik dengan tinggi berkisar antara 15 hingga 25 sentimeter.

Lahan seluas kurang lebih satu hektare itu dikelola oleh BUMDes Pauh di bawah koordinasi Direktur BUMDes, Doni Imron Siregar. Jenis lahan yang digunakan merupakan tanah mineral hitam dengan sumber air berasal dari kanal di sekitar lokasi pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan monitoring sekaligus koordinasi bersama pengelola lahan guna memastikan tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.

Meski demikian, di lapangan masih ditemukan kendala berupa gangguan unggas atau ayam yang memakan daun muda jagung sehingga menyebabkan sebagian tanaman tidak berkembang dan mati.

IPTU Abdau Wardiyoso melalui Bhabinkamtibmas AIPDA Jefri Sihombing mengatakan, Polsek Bonai akan setia memantau dan melihat proses pertumbuhan tanaman.

“Polsek Bonai akan tetap memantau perkembangan Tanaman jagung dari awal tanam hingga panen,”ujar Sihombing.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak kepolisian bersama pengelola BUMDes berkoordinasi untuk melakukan pengendalian terhadap unggas agar tidak lagi mengganggu pertumbuhan tanaman.

Kegiatan pengecekan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam meningkatkan sektor pertanian di wilayah pedesaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.(es)