Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 semakin terasa di Kota Pasuruan. Paguyuban RT dan RW Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, tengah mempersiapkan Kirab Budaya Indonesia Kelurahan Trajeng 2025, yang akan digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025 pukul 14.00–20.00 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Kirab Budaya Trajeng Semarakkan HUT RI ke-80, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Beri Dukungan

Acara ini rencananya menghadirkan beragam kesenian tradisional, pawai kostum nusantara, dan partisipasi warga dari berbagai kalangan. Selain untuk memeriahkan HUT RI, kirab budaya juga menjadi wadah melestarikan tradisi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan masyarakat.

Dukungan datang dari DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan. Melalui gotong royong para kader, partai berlambang banteng tersebut memberikan bantuan dana untuk menyukseskan acara. Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Tatit Panji, kepada Lurah Trajeng, Muhammad Erfan Efendy, pada Selasa (26/08/2025). Penyerahan turut disaksikan Ketua Panitia, Suhari, dan pengurus ranting setempat.

Dalam kesempatan itu, Tatit Panji menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan selalu hadir bersama rakyat. “Kirab budaya ini bukan sekadar perayaan, tapi juga pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga tradisi dan memperkuat semangat nasionalisme. Melalui gotong royong, kami ingin mendukung masyarakat agar bisa merayakan HUT RI dengan penuh makna,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Trajeng, Muhammad Erfan Efendy, menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan atas dukungan yang diberikan. “Kirab Budaya ini membuktikan bahwa warga Trajeng memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama DPC PDI Perjuangan, yang sudah membantu kelancaran acara ini,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Suhari selaku Ketua Panitia, yang menyebut bantuan tersebut sangat membantu panitia dalam persiapan. “Kami ingin kegiatan ini bukan hanya meriah, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan warga. Harapan kami, kirab budaya bisa menjadi agenda tahunan yang terus ditunggu masyarakat,” kata Suhari.

Antusiasme juga datang dari warga. Siti Aminah (35), warga Trajeng, mengaku senang dengan adanya acara ini. “Kirab budaya membuat suasana HUT RI lebih semarak. Anak-anak bisa belajar tentang budaya nusantara, sementara kami para orang tua bisa menikmati kebersamaan dengan warga lainnya. Semoga tradisi ini terus berlanjut,” tuturnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Kirab Budaya Indonesia Kelurahan Trajeng 2025 diharapkan menjadi momentum kebanggaan sekaligus simbol persatuan warga dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia.

 

 

 

Pewarta; Zen