
MALANG KOTA, SUARARAKYAT62.COM
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setyo, menggelar silaturahmi bersama 35 perwakilan komunitas pengemudi ojek daring (ojol) Kota Malang di Pojok Media Polresta Malang Kota. Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi sekaligus menyerap aspirasi para pengemudi yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.Jumat Pagi, 7 Agustus 2026
Pertemuan dialogis ini turut dihadiri Kasat Intelkam Kompol Agus Sutanto, Kasat Lantas Kompol Rio Angga Prasetyo, Kasat Binmas Kompol Indo, Ketua Paguyuban Driver Online Indonesia (PDOI) Puji, perwakilan Satgas ShopeeFood Malang Yogi, serta para ketua komunitas pengemudi lainnya. Dikemas melalui sarapan dan diskusi terbuka, kegiatan ini menjadi wadah penghimpunan masukan terkait keamanan, keselamatan berkendara, hingga kondisi lalu lintas di Kota Malang.
Kombes Pol Danang menegaskan bahwa para pengemudi ojol merupakan mitra strategis yang turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menjadi wajah pelayanan Kota Malang bagi warga maupun wisatawan.
“Kami ingin membangun komunikasi yang erat dengan rekan-rekan pengemudi, memupuk sinergi, dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan di lapangan,” ujar Kombes Pol Danang.
Menyikapi potensi kepadatan selama bulan Agustus, Polresta Malang Kota telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Malang terkait rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan. Informasi mengenai pengalihan arus dan pengaturan jalan akan disampaikan secara cepat kepada masyarakat, sehingga para pengemudi dapat memilih jalur yang lebih efisien.
Kapolresta juga mengapresiasi peran serta para pengemudi dalam menjaga keamanan wilayah. Ia mengajak para pengemudi memberikan pelayanan prima kepada penumpang guna meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Jalan raya adalah tempat mencari nafkah. Utamakan keselamatan, jaga kesehatan, lengkapi administrasi kendaraan, dan berikan pelayanan terbaik kepada setiap penumpang,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan, Polresta Malang Kota menyediakan 22 Pos Polisi dan lima Polsek di wilayah hukumnya sebagai tempat istirahat bagi pengemudi. Selain itu, fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga dapat digunakan secara gratis guna membantu menekan biaya operasional.
“Ke depan, meningkatnya kunjungan wisatawan harus menjadi peluang bagi rekan-rekan untuk meningkatkan pendapatan,” tambahnya.
Sementara itu, Mustopa dari Komunitas Gaspol Malang menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain penertiban parkir yang memakan bahu jalan di kawasan Pasar Blimbing serta peningkatan pengaturan lalu lintas di Simpang Sudimoro pada jam berangkat dan pulang sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Danang memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti melalui evaluasi bersama jajaran terkait dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Malang. Ia juga menginformasikan adanya sinergi dengan jaringan ambulans guna mempercepat penanganan apabila terjadi kecelakaan, serta mengimbau agar tidak meletakkan telepon genggam di bagian depan kendaraan demi mencegah kejahatan jalanan.
Terakhir, Kapolresta mengajak seluruh pihak menjadikan peristiwa-peristiwa yang sempat viral sebagai pembelajaran bersama. Melalui silaturahmi ini, diharapkan ikatan kolaborasi antara kepolisian dan komunitas pengemudi semakin kokoh dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Malang.
Mak ila




