Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 10 Muharam 1447 H, Pondok Padi 99 yang berlokasi di Desa Sentul, Kabupaten Pasuruan, menggelar acara santunan anak yatim piatu lintas agama, Senin (7/7/2025) malam.

Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, warga sekitar, dan para tamu undangan dari berbagai kalangan yang antusias mendukung kegiatan penuh makna tersebut.
Dalam sambutannya, Ustad Ahmad Ali Ghazali selaku pengasuh Pondok Padi 99 menegaskan pentingnya berbagi kasih kepada sesama, tanpa memandang agama.
“Berbagi kepada sesama bukan hanya milik umat Islam. Beberapa anak yatim yang kami santuni malam ini berasal dari keluarga Nasrani. Kasih sayang adalah bahasa universal yang diajarkan oleh para nabi,” ujarnya penuh haru.
Beliau menekankan bahwa kehadiran 9 anak yatim malam itu adalah tamu istimewa.
“Bukan pejabat, bukan ulama yang menjadi tamu spesial malam ini. Tamu mulia kami adalah anak-anak yatim ini. Keselamatan para pemimpin, ulama, bahkan kita semua bisa bergantung pada doa-doa tulus dari mereka,” tambahnya.
Acara berlangsung hangat dan menyentuh. Ustad Nanang mewakili Kepala Desa Sugiono yang berhalangan hadir karena sakit, menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan Pondok Padi 99 di wilayah Desa Sentul.
“Pak Kades menyampaikan rasa bangganya karena pondok ini telah memberi dampak positif dan semangat sosial bagi lingkungan,” ujar Ustad Nanang.
Sementara dalam tausiyahnya, Ustad Subhan dari Kepanjen menekankan pentingnya menyayangi anak yatim.
“Barang siapa mencintai dan merawat anak yatim dengan ikhlas, maka Allah akan limpahkan rezeki, kesehatan, dan keselamatan di dunia maupun akhirat,” jelasnya.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan dongeng edukatif oleh Kak Anna. Ia menyampaikan pesan kepada anak-anak untuk selalu rajin salat, bersedekah, dan berbuat baik sebagai kunci pembuka pintu surga.
Daftar Penerima Santunan:
- Adhysta Egar Parama Yoga (9 th – Kalirejo, Lawang – Nasrani)
- Siva Zumrohtul Arofah (12 th – Sentul Krajan)
- Sarah Areta Danish (12 th – Sentul Krajan)
- Muhammad Arvino (7 th – Ngawen Pare Rejo)
- Tristan Indratama (11 th – Kertosari, Pasuruan)
- Muhammad Davin bin Darmanto (9 th – Sempu, Pasuruan)
- Siti Nur Qoma Lila (8 th – Pancur)
- Syamsa Siroja an Sabila (12 th – Sentul)
- Kinanti Setyaning Lintang (12 th – Randuagung)
“Tahun ini kami baru bisa menyantuni 9 anak yatim. Semoga tahun depan lebih banyak lagi yang bisa kami bantu,” ujar pengasuh Pondok Padi 99 menutup acara.
Acara berlangsung dengan lancar dan penuh hikmah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata toleransi antarumat beragama serta bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa yang kurang beruntung.
Pewarta ; Mak Ila




