Ngawi, SuaraRakyat62.com – Puluhan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, dilarikan ke Puskesmas Gemarang setelah mengalami mual dan pusing diduga akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (26/11/2025).

Sedikitnya 79 murid mengalami keluhan serupa, terdiri dari 31 murid SD dan 48 murid SMP, termasuk dari SMP Negeri 2 Kedunggalar. Situasi di puskesmas sempat tegang karena beberapa siswa terlihat kesakitan hingga menangis akibat gejala yang muncul tak lama setelah menyantap hidangan.
Berdasarkan informasi, menu MBG saat itu berisi telur puyuh bumbu kuning, acar, pisang, dan satu kotak susu.
Mengetahui kejadian tersebut, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi, Wiwik Hariyanti, langsung menuju Puskesmas Gemarang untuk memastikan seluruh siswa tertangani dengan baik.
“Kami prihatin dengan kasus keracunan seperti ini, apalagi di Ngawi sudah terjadi dua kali,” ujar Wiwik.
Legislator dari Dapil Ngawi VI itu tampak terharu saat melihat sejumlah siswa masih lemah dan menjalani perawatan. Ia menekankan agar murid yang membutuhkan penanganan lanjutan segera dirujuk ke rumah sakit.
“Kalau memang ada korban yang perlu dirujuk, kami minta segera ditangani,” tegasnya.
Wiwik juga mendesak agar pelaksanaan program MBG Kabupaten Ngawi dievaluasi secara menyeluruh.
“Tentu harus ada perbaikan dalam pelaksanaan MBG. Kejadian seperti ini sangat memprihatinkan,” tutupnya.
Kasus ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah untuk memastikan kualitas makanan dalam program MBG benar-benar aman sebelum disajikan. Evaluasi dan pengawasan ketat diperlukan agar insiden serupa tidak kembali terulang, terutama karena menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak sekolah.
(Pr)




