Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, memanfaatkan agenda Reses Masa Persidangan III untuk menyerap secara langsung berbagai aspirasi masyarakat di Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat guna membahas berbagai persoalan pembangunan yang masih dihadapi warga di tingkat desa.

Reses yang berlangsung penuh keakraban itu dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, pengurus partai, serta warga dari sejumlah desa di Kecamatan Pohjentrek. Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Zaini juga menyerahkan bantuan berupa dua unit pintu kamar mandi untuk mushola di Dusun Sungai Kulon sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan disampaikan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan sarana pendidikan Madrasah Diniyah (Madin), hingga keluhan atas tingginya harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Tidak hanya berasal dari Desa Tidu, aspirasi juga datang dari warga Desa Sungi Kulon, Sungi Wetan, Pleret, Sukorejo, Logowok, Warungdowo, parasrejo, serta desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Pohjentrek. Mayoritas usulan menitikberatkan pada percepatan pembangunan jalan lingkungan, peningkatan fasilitas pendidikan dan tempat ibadah, serta perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak naiknya harga bahan pokok.
Muhamad Zaini menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal anggota legislatif, melainkan menjadi sarana penting untuk memastikan suara masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan maupun penyusunan anggaran daerah.
“Reses merupakan momentum bagi kami untuk turun langsung menemui masyarakat, mendengarkan persoalan yang mereka hadapi, sekaligus memastikan aspirasi tersebut menjadi bagian dari perjuangan di DPRD. Kami ingin pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan hanya berdasarkan laporan di atas meja,” ujar Muhamad Zaini.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun dari sembilan desa tersebut akan dikawal dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, pengawasan, serta pembahasan anggaran bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pohjentrek, M. Romli, mengatakan reses menjadi jembatan penting antara masyarakat dengan wakil rakyat. Menurutnya, pengurus partai di tingkat kecamatan memiliki tanggung jawab untuk terus hadir sebagai pendengar sekaligus penyambung aspirasi masyarakat.
“Kami sebagai pengurus PAC harus siap menjadi pendengar yang baik dan menjadi bagian terkecil yang bisa membantu kerja-kerja politik di desa-desa. Kami adalah tangan panjang partai yang terus bersinergi dalam membantu penyerapan aspirasi sebagai pelayan masyarakat di tingkat bawah. Reses seperti ini sangat membantu menciptakan keseimbangan pembangunan karena masyarakat bisa menyampaikan kebutuhannya secara langsung,” kata M. Romli.
Ia menyebutkan, usulan yang paling banyak disampaikan warga adalah perbaikan jalan desa yang rusak, peningkatan fasilitas Madrasah Diniyah, pembangunan sarana umum, serta harapan agar pemerintah mampu mengendalikan harga kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan.
Salah seorang peserta reses, Nur Wahyudi, mengapresiasi kehadiran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan yang memilih turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan yang selama ini mereka rasakan.
“Kami berharap aspirasi yang kami sampaikan tidak berhenti dalam forum ini saja, tetapi benar-benar diperjuangkan. Jalan rusak, fasilitas pendidikan, dan harga sembako adalah persoalan yang kami rasakan setiap hari. Kehadiran Pak Zaini di tengah masyarakat membuat kami merasa didengar dan diperhatikan,” ujar Nur Wahyudi.
Melalui agenda Reses Masa Persidangan III ini, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan DPRD Kabupaten Pasuruan semakin kuat, sehingga setiap program pembangunan dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih merata bagi seluruh desa di Kecamatan Pohjentrek.
(Yus)




