Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Momentum reses Anggota DPR RI Dr. H. Mukhamad Misbakhun, S.E., M.H. pada masa sidang V Tahun Sidang 2025/2026 dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi besar-besaran struktur Partai Golkar Kabupaten Pasuruan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Reses Misbakhun Jadi Momentum Konsolidasi Golkar Pasuruan, Struktur 342 Desa Diperkuat

Kegiatan yang digelar di Taman Candrawilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (9/8/2026) tersebut diikuti sekitar 2.100 pengurus Partai Golkar dari berbagai tingkatan.

Mereka terdiri atas Pengurus Pleno DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan, pengurus organisasi masyarakat (ormas) pendiri dan Hasta Karya, jajaran pengurus inti di 24 kecamatan, serta pengurus inti di 342 desa dan 24 kelurahan se-Kabupaten Pasuruan.

Konsolidasi tersebut menunjukkan upaya Partai Golkar untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Penguatan struktur desa dan kelurahan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi politik sekaligus membangun basis elektoral menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan, Nik Sugiharti, ST, menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh soliditas pengurus hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Konsolidasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh struktur Partai Golkar di Kabupaten Pasuruan tetap solid, aktif dan memiliki komunikasi yang baik dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan. Struktur yang kuat harus diikuti dengan kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat,” ujar Nik Sugiharti.

Menurutnya, pengurus di tingkat bawah merupakan ujung tombak partai dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjalankan berbagai program organisasi.

“Yang paling penting bukan hanya jumlah struktur, tetapi bagaimana struktur tersebut benar-benar hidup, bekerja, dan hadir di tengah masyarakat. Karena itu, konsolidasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Partai Golkar Kabupaten Pasuruan juga mendistribusikan atribut partai kepada jajaran pengurus. Sebanyak 25 bendera Partai Golkar diberikan kepada masing-masing pengurus tingkat kecamatan, sementara pengurus desa/kelurahan mendapatkan 10 bendera. Adapun DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan memperoleh 50 bendera.

Secara keseluruhan, sekitar 4.300 bendera Partai Golkar disiapkan untuk didistribusikan kepada seluruh tingkatan struktur partai di Kabupaten Pasuruan. Selain itu, seragam Partai Golkar juga direncanakan didistribusikan kepada jajaran pengurus.

Anggota DPR RI Dr. H. Mukhamad Misbakhun, S.E., M.H. mengatakan konsolidasi organisasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan dan efektivitas kerja partai di tingkat akar rumput.

“Partai politik akan kuat apabila struktur organisasinya dirawat, diurus dan dihidupkan. Karena itu, konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat kabupaten atau kecamatan, tetapi harus sampai ke desa dan kelurahan,” ujar Misbakhun.

Misbakhun menilai keberadaan struktur hingga tingkat bawah memungkinkan partai memiliki jaringan yang lebih kuat dalam menerima aspirasi sekaligus memahami persoalan masyarakat secara langsung.

“Target politik tentu merupakan bagian dari kerja organisasi. Tetapi yang harus dibangun terlebih dahulu adalah struktur yang solid, komunikasi yang sehat dengan masyarakat, serta kerja nyata yang memberikan manfaat. Kalau itu berjalan, insyaallah kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh,” katanya.

Konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan juga menjadi bagian dari strategi organisasi Partai Golkar Kabupaten Pasuruan dalam menghadapi Pemilu 2029. Struktur yang aktif diharapkan mampu menjadi jaringan politik teritorial yang efektif sekaligus memperluas jangkauan komunikasi partai dengan masyarakat.

Namun, penguatan mesin politik tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri. Konsolidasi struktur tidak cukup hanya dilakukan melalui pembagian atribut maupun kegiatan seremonial. Efektivitas organisasi pada akhirnya akan sangat ditentukan oleh seberapa jauh para pengurus mampu menjalankan fungsi politiknya, menyerap aspirasi masyarakat, serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan warga.

Taman Candrawilwatikta Pandaan sendiri memiliki nilai historis bagi keluarga besar Golkar. Tempat tersebut menjadi salah satu lokasi bersejarah karena Piagam Pendirian Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) pernah ditandatangani di kawasan tersebut.

Momentum reses sekaligus konsolidasi struktur itu pun menjadi penanda bahwa Partai Golkar Kabupaten Pasuruan mulai mempersiapkan organisasi secara lebih terstruktur menuju pertarungan politik 2029.

Dengan struktur yang mencakup 24 kecamatan, 342 desa dan 24 kelurahan, Golkar Kabupaten Pasuruan kini memiliki jaringan organisasi yang luas. Tantangannya adalah memastikan jaringan tersebut tidak sekadar tercatat secara administratif, melainkan benar-benar aktif bekerja dan mampu menjawab ekspektasi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

 

(Yus)