Situbondo, SuaraRakyat62.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Situbondo. Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH) Kapongan kini resmi bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Nurul Huda (IAINH) Kapongan Situbondo. Perubahan status ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan lembaga pendidikan Islam yang telah lama berkontribusi dalam mencetak generasi intelektual dan berakhlakul karimah.

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan peluncuran sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia tentang alih bentuk STAINH menjadi IAINH. Acara berlangsung di Auditorium Islamic Center Surabaya pada Jumat (5/6/2026), dihadiri para pimpinan perguruan tinggi, akademisi, serta tokoh pendidikan Islam dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Alih bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut merupakan capaian besar yang menandai kemajuan kelembagaan STAINH Kapongan. Transformasi ini tidak hanya sebatas perubahan nomenklatur, tetapi juga menjadi wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas layanan akademik, memperkuat budaya penelitian, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Acara diawali dengan pembacaan tawassul dan Surah Al-Fatihah sebagai ungkapan terima kasih atas tercapainya cita-cita besar institusi. Selanjutnya, para peserta mendapatkan pengarahan dan motivasi dari sejumlah tokoh pendidikan tinggi keagamaan Islam yang hadir, termasuk perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Prof. (Assoc.) Dr. H. Hasan Ubaidillah, M.Si., menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dengan Kopertais sebagai lembaga pembina. Menurutnya, peningkatan mutu institusi harus diiringi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen melalui percepatan jabatan fungsional serta sertifikasi dosen.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abdul Halim Soebahar, M.A., menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam kemajuan sebuah perguruan tinggi. Ia mendorong para dosen untuk memanfaatkan berbagai program beasiswa doktoral (S3) yang disediakan LPPD Jawa Timur guna meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalisme tenaga pendidik.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan alih bentuk kepada pimpinan institusi. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Arskal Salim GP, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo.
Menurutnya, perubahan status menjadi institut harus dimaknai sebagai awal dari transformasi yang lebih besar dan substansial. Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu akademik, penguatan budaya riset, tata kelola yang profesional, serta pengembangan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama agar institusi mampu berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
“Alih bentuk ini hendaknya menjadi momentum untuk melakukan lompatan kualitas sehingga IAINH Situbondo dapat menjadi salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) unggulan di Jawa Timur,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Rektor IAINH Situbondo, Dr. Habib Muhammad Taufiq, M.Pd.I. Doa tersebut menjadi simbol harapan bersama agar perjalanan baru institusi ini senantiasa mendapat keberkahan, kemudahan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah pendidikan tinggi Islam.
Di penghujung acara, dilakukan penandatanganan dokumen simbolis alih bentuk, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Suasana penuh syukur, optimisme, serta semangat kebersamaan begitu terasa, menandai lahirnya babak baru dalam sejarah perkembangan IAINH Kapongan Situbondo.

Transformasi ini diharapkan menjadi pijakan yang semakin kokoh bagi IAINH Kapongan Situbondo untuk terus berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi Islam yang berkualitas, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Dengan semangat baru sebagai institut, IAINH siap memperluas kontribusinya dalam mencetak generasi intelektual Muslim yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi agama, bangsa, negara, dan masyarakat.
Keberhasilan alih bentuk ini sekaligus menjadi bukti bahwa komitmen, kerja keras, dan sinergi seluruh sivitas akademika mampu melahirkan perubahan besar bagi kemajuan pendidikan Islam. Kini, IAINH Kapongan Situbondo memasuki fase baru dengan harapan menjadi salah satu pusat keunggulan pendidikan tinggi Islam yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
(Fat)




