Morotai, SuaraRakyat62.com – Pergantian tahun 2025 menuju 2026 menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi masyarakat Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Ribuan warga dari berbagai desa dan enam kecamatan tumpah ruah memadati pusat Kota Daruba untuk merayakan malam tahun baru secara sederhana, tertib, dan penuh kebersamaan, Rabu malam (31/12/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Wajah Baru Taman Kota Daruba Warnai Perayaan Tahun Baru 2026 di Morotai

Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, kali ini masyarakat memilih berkumpul di Taman Kota Daruba. Demi kelancaran kegiatan, dua jalur utama jalan raya di sekitar taman ditutup sementara. Rangkaian kegiatan diisi dengan dzikir bersama, doa akhir dan awal tahun, hingga persiapan penyalaan kembang api.

Pantauan SuaraRakyat62.com menunjukkan antusiasme warga sejak sore hari. Masyarakat datang bersama keluarga dan kerabat untuk menikmati suasana malam pergantian tahun yang kental dengan nuansa kekeluargaan dan kebersamaan.

Daya tarik utama malam itu adalah kembali berfungsinya air mancur di tugu Taman Kota Daruba. Setelah hampir 14 tahun tidak beroperasi, pancuran air mancur kembali menyala dan berpadu dengan gemerlap lampu hias, menciptakan pemandangan indah yang memukau pengunjung.

Banyak warga tampak terkejut sekaligus gembira melihat wajah baru taman kota yang kini lebih tertata dan estetik. Momen tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berfoto dan mengabadikan kenangan bersama keluarga.

Sambil menunggu dentuman kembang api dan bunyi terompet penanda pergantian tahun, suasana taman dipenuhi canda, tawa, dan doa. Malam pergantian tahun kali ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga momentum refleksi, evaluasi diri, serta harapan akan masa depan yang lebih baik.

Amira, warga Morotai Utara, mengaku merasakan perbedaan signifikan dibandingkan perayaan tahun-tahun sebelumnya.

“Malam tahun baru kali ini terasa lebih bermakna. Dulu sering ada artis di Sail Morotai, tapi habis anggaran tanpa kesan yang kuat. Sekarang kita bisa kumpul ramai-ramai, sederhana tapi berkesan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi renovasi Taman Kota Daruba yang kini menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik.

“Pas datang, torang kaget. Air mancurnya menyala, lampu-lampu bagus, tangga taman juga terang. Ini tempat bagus untuk torang abadikan momen,” katanya.

Hal serupa disampaikan Rais, warga Morotai Utara. Menurutnya, malam tahun baru menjadi momen kebahagiaan karena bisa berkumpul bersama keluarga dalam satu ruang publik yang representatif.

“Morotai sekarang sudah berubah. Banyak orang datang foto-foto di air mancur. Dulu cepat bosan kalau ke taman kota, sekarang lebih hidup. Semoga ke depan lebih banyak taman bagus yang bisa dinikmati masyarakat,” pungkasnya.

Perayaan malam tahun baru 2026 di Taman Kota Daruba menjadi simbol perubahan wajah Kota Morotai. Tanpa kemewahan berlebihan, kebersamaan dan ruang publik yang tertata justru menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi masyarakat. Momen ini diharapkan menjadi awal baru bagi Morotai untuk terus berbenah, menghadirkan lebih banyak ruang ramah publik, serta menumbuhkan optimisme menuju masa depan yang lebih baik dan bermakna.

 

 

(Irjan_Nyong)