Surabaya, SuaraRakyat62.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya menegaskan komitmennya mendukung program prioritas Pemerintah Kota Surabaya, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, H. Budi Leksono, SH, menyampaikan bahwa peningkatan PAD menjadi perhatian utama fraksi. Ia menilai banyak aset daerah yang belum dikelola secara optimal dan berpotensi menambah penerimaan daerah jika dikelola lebih baik.
“Yang paling utama adalah PAD, ya. PAD ini sangat penting. Kebetulan saya di Komisi B, dan banyak sekali permasalahan yang kami temui terkait dengan pengelolaan aset daerah,” ujar pria yang akrab disapa Buleks saat di konfirmasi awakmedia SuaraRakyat62.com, Rabu (12/11/2025).
Selain pengelolaan aset, Buleks menegaskan pentingnya memperketat pengawasan pajak daerah agar penerimaan lebih efektif. Ia juga mendorong pemerintah agar memberikan kemudahan kepada pelaku usaha sehingga ekonomi lokal bisa tumbuh dan berkontribusi lebih kuat terhadap PAD.
“PAD ini harus benar-benar bisa ditingkatkan. Kita harus mengawasi pajak-pajak tersebut agar berjalan efektif. Di sisi lain, pelaku usaha perlu diberikan kemudahan supaya mereka bisa tumbuh dan berkontribusi,” jelasnya.
Selain fokus pada penerimaan daerah, PDIP juga menaruh perhatian besar pada sektor UMKM sebagai penopang perekonomian. Menurutnya, pelatihan bagi masyarakat harus disertai tindak lanjut agar hasilnya benar-benar dirasakan.
“Pelatihan jangan hanya selesai setelah diajarkan. Setelah itu harus ada pendampingan, misalnya diberi alat, modal, atau difasilitasi pemasarannya,” tegas Buleks.
Ia juga mendorong keterlibatan perusahaan melalui program CSR untuk membantu mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Perusahaan-perusahaan perlu dilibatkan dalam CSR supaya bisa membantu masyarakat dan mengurangi pengangguran,” sambungnya.
Buleks berharap pengelolaan aset daerah dan pemberdayaan masyarakat ke depan dapat dijalankan secara efektif, transparan, serta berkelanjutan agar pertumbuhan ekonomi Surabaya semakin kuat.
Seperti diketahui, APBD Kota Surabaya Tahun 2026 telah ditetapkan sebesar Rp12,7 triliun. Dari angka tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp10,898 triliun, dengan proyeksi PAD mencapai Rp8,198 triliun dan total belanja daerah sebesar Rp12,731 triliun.
Dengan dukungan legislatif dan optimalisasi sektor ekonomi masyarakat, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan siap bersinergi dengan Pemkot Surabaya untuk mewujudkan kota yang semakin sejahtera.
(Suliani)




