SUARARAKYAT62, KOTA BATU- Polres Batu resmi menyiapkan jalur alternatif dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan wisata di kawasan Batu–Malang. Skema ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di pusat kota saat libur Lebaran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Ops Ketupat 2026, Polres Batu Siapkan Jalur Alternatif Temas–Pendem

Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto menjelaskan, pengguna jalan dari arah Alun-alun Batu, Sultan Agung, maupun Jatim Park 1 akan diarahkan belok kiri di Kelurahan Temas menuju Desa Gorong Rejo. Arus kendaraan kemudian keluar melalui Jembatan Pendem, sehingga jalur utama menuju Malang tidak semakin padat. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap nyaman dan aman dalam perjalanan mudik maupun wisata,” ujarnya dalam apel gelar pasukan di Alun-alun Batu, 12 Maret 2026.

Selain rekayasa jalur, Polres Batu menurunkan lebih dari 400 personel gabungan TNI–Polri yang disebar di titik-titik rawan macet dan lokasi wisata populer. Pos pengamanan juga didirikan di beberapa simpul jalan untuk memberikan pelayanan cepat bagi pengguna jalan. Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan turut mendukung dengan memastikan kondisi jalan alternatif siap dilalui.

Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga menilai jalur alternatif Temas–Pendem bisa menjadi solusi praktis, terutama bagi pengendara yang ingin menghindari kepadatan di jalur utama. Media lokal seperti TIMES Indonesia dan Kabarjagad juga menyoroti kesiapan aparat serta koordinasi lintas instansi sebagai bukti keseriusan Polres Batu menjaga kelancaran arus mudik.

Dengan strategi ini, Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Batu tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Harapannya, perjalanan mudik dan wisata di kawasan Batu–Malang tahun ini bisa berjalan lebih tertib, aman, dan menyenangkan.

 

***