Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com – Pepatah “lidah tak bertulang” tampaknya pas disematkan kepada Kepala Desa Sei Kuning, Kecamatan Rambah Samo, Abdul Halik.
Sosok yang dulu lantang mengkritik PT. Sumatera Karya Agro (SKA) dengan tudingan tak memberi manfaat bagi masyarakat, kini justru meminta bantuan perusahaan tersebut memperbaiki embung Pamsimas KM 6 yang sempat rusak.

Ironisnya, permintaan itu dikabulkan. PT. SKA turun langsung melakukan perbaikan total terhadap embung, mulai dari pengecoran bendungan, penimbunan, hingga penyambungan pipa air menuju Simpang KM 6 Pos Carli.
Kini, proyek tersebut rampung sepenuhnya, dan air bersih kembali mengalir ke pemukiman warga.
Kebahagiaan warga pun tak terbendung.
“Sekarang air sudah mengalir lagi. Kami berterima kasih kepada PT. SKA karena sudah peduli dengan kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu warga dengan rasa syukur.
Sebelumnya, pernyataan keras sang kades terhadap perusahaan sempat menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Namun, fakta terbaru justru menunjukkan bahwa perusahaan yang dulu dicerca kini menjadi penolong utama dalam pemenuhan kebutuhan air warga.
Langkah cepat PT. SKA ini dinilai sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar, tanpa memandang polemik yang pernah terjadi.
Kini, dengan selesainya perbaikan embung Pamsimas, masyarakat berharap hubungan antara pemerintah desa dan pihak perusahaan bisa berjalan lebih harmonis dan berorientasi pada kepentingan bersama.
“Semoga ini jadi awal hubungan yang lebih baik. Yang penting masyarakat merasakan manfaatnya,” ujar warga lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kritik tanpa dasar bisa berbalik arah, dan sikap rendah hati jauh lebih bermanfaat daripada mencari sensasi politik sesaat.
(Esra)




