Kota Mojokerto, SuaraRakyat62.com — Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan solusi strategis dalam membangun kemandirian ekonomi lokal, di tengah keterbatasan sumber daya alam dan sempitnya wilayah kota.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Ketua DPRD Kota Mojokerto: UMKM Adalah Jalan Kemandirian Ekonomi Daerah

“Mojokerto ini wilayahnya kecil dan tidak memiliki kekayaan sumber daya alam seperti daerah lain. Artinya, kekuatan kita ada di sumber daya manusianya. Di situlah UMKM memegang peranan sangat penting,” tegas Ery, Kamis (7/8/2025).

Menurut Ery, UMKM bukan hanya soal jual beli berskala kecil, tetapi juga ruang lahirnya inovasi dan kreativitas. Bila dibina dengan serius, UMKM bisa melahirkan produk unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan global.

“Kita harus bantu UMKM naik kelas. Produk lokal bisa lebih bernilai jika diberi sentuhan inovasi, kualitas, dan promosi yang tepat,” jelasnya.

Kolaborasi UMKM dan Wisata Sejarah
Ery juga mendorong adanya integrasi antara UMKM dan sektor wisata sejarah, yang menjadi ciri khas Mojokerto sebagai kota peninggalan peradaban Majapahit. Ia menyebut, potensi wisata ini dapat menjadi pintu masuk bagi promosi produk lokal.

“Wisatawan datang ke Mojokerto bukan hanya untuk melihat situs sejarah, tapi juga ingin menikmati dan membawa pulang produk lokal khas daerah. Di sini UMKM bisa berperan besar,” katanya.

Transformasi Digital Adalah Keharusan
Lebih lanjut, Ery menyoroti masih banyaknya pelaku UMKM yang belum tersentuh digitalisasi. Ia mendorong agar mereka lebih aktif memanfaatkan media sosial, e-commerce, hingga kolaborasi antar daerah.

“UMKM kita jangan hanya berjualan konvensional. Harus mulai aktif di marketplace, buat konten kreatif, dan kolaborasi antar komunitas,” tambahnya.

Ery menekankan bahwa pemberdayaan UMKM harus menyeluruh, dari hulu ke hilir. Tidak cukup hanya memberi pelatihan atau bantuan modal, tetapi juga perlu regulasi yang mendukung, akses pasar, dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Kami mendorong Pemkot Mojokerto, terutama Diskoperindag, agar tidak hanya membuat program jangka pendek. Harus ada peta jalan yang jelas agar UMKM benar-benar tumbuh dan mandiri,” pungkasnya.

Ery Purwanti menegaskan komitmennya bahwa DPRD akan terus mendukung kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada pelaku UMKM. Sebab, masa depan ekonomi Mojokerto bertumpu pada kekuatan rakyatnya melalui UMKM yang tangguh dan inovatif.

 

Penulis ; Habil