Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Nur Aini, akrab disapa Eni, warga Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, mengalami pembengkakan luar biasa pada kaki kirinya. Penyakit yang dikenal dengan sebutan kaki gajah itu telah dideritanya selama 15 tahun terakhir. Hingga kini, kondisinya belum kunjung membaik dan sempat dilakukan operasi pengangkatan daging oleh dokter bedah sebanyak 2 kali.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Menderita Kaki Gajah Menahun, Warga Miskin di Kedungbako Berharap Dioperasi

Awal operasi 4 kg daging di kaki Eni berhasil di angkat dokter bedah. Sedangkan yang kedua 7 kg. Selasa depan (28/10) Eni akan melakukan penanganan medis di RSUD Bangil.

Eni tergolong warga kurang mampu. Sehari-hari ia hanya bisa pasrah menerima keadaan tubuhnya yang semakin membengkak dan mengganggu aktivitasnya.

Pemerintah Desa Kedungbako menjelaskan bahwa pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan telah memberikan upaya penanganan medis.

“Setiap minggu, Eni mendapatkan perawatan kesehatan di RSUD Bangil, didampingi Nuning bidan desa dan Yusuf kepala dusun,” ujar Sekretaris Desa Kedungbako, Miftah Farid Ridwan kepada wartawan.

Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Rejoso, Mariyam, menegaskan bahwa penanganan medis sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Kabupaten.

“Warga yang sakit itu bukan semata tanggungan Dinas Sosial. Kami dari Dinsos, terutama saya sebagai TKSK, sudah pernah melakukan kunjungan dan memberikan bantuan sosial. Tapi untuk operasi dan penanganan medis lebih lanjut, itu kewenangan Dinkes,” terang Mariyam.

“Selama ini, pasien juga sudah menerima bantuan BPNT, serta pernah mendapatkan paket permakanan dan perlengkapan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC LSM Gema Anak Bangsa (GAB), Nurifa Sulistyowati (Iva), mengimbau agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan memberikan penanganan khusus.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah tepat agar pasien bisa dioperasi dan kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujar Iva.

 

Penulis: Abdul Khalim