Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Aksi pencurian besi penyanggah guardrail kembali meresahkan warga di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kali ini, besi guardrail yang berada di dua lokasi berbeda, yakni Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, dan Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, menjadi sasaran empuk kawanan pencuri, Sabtu (27/9).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pencurian Besi Guardrail Marak di Tidu dan Dhompo, Warga Resah

Menurut keterangan warga, aksi pencurian tersebut sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara bertahap. Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan pencurian itu terjadi dan siapa pelakunya.

“Namanya maling, Mas… Mereka tidak peduli dampak dari perbuatannya. Padahal, keselamatan pengguna jalan sangat bergantung pada keberadaan guardrail. Bayangkan jika guardrail itu tidak ada, pengendara bisa saja terperosok ke dasar jembatan, apalagi dengan minimnya penerangan di malam hari,” ungkap salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Sejauh ini, warga mengaku belum pernah memergoki para pelaku secara langsung. Namun, mereka berharap agar aparat penegak hukum bisa segera turun tangan dan menangkap pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami ingin para pelaku segera diamankan dan dijebloskan ke penjara. Ini bukan hanya soal pencurian besi, tapi soal nyawa pengguna jalan yang dipertaruhkan,” tambah warga tersebut.

Warga pun mendesak pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan dan patroli, terutama di titik-titik rawan pencurian infrastruktur jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyelidikan kasus tersebut.

 

Penulis; Abdul Khalim