Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), para kader dan jajaran pengurus DPC PKB Kota Pasuruan menggelar ziarah ke makam para ulama dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) serta PKB. Kegiatan ini dilaksanakan serentak pada Kamis, 24 Juli 2025, di sejumlah titik makam ulama dan tokoh kharismatik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Pasuruan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
PKB Kota Pasuruan Ziarah ke Makam Ulama, Serap Spirit Perjuangan di Harlah ke-27

Ketua DPC PKB Kota Pasuruan, H. Ismail M Hasan, menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa para tokoh yang telah meletakkan dasar perjuangan spiritual dan politik dalam tubuh PKB dan NU.

“Ini bukan hanya tentang mendoakan, tapi juga upaya tabarruk, mengambil keberkahan dan menyerap semangat keikhlasan serta perjuangan dari para pendiri. Kami ingin generasi hari ini tidak melupakan nilai-nilai dasar perjuangan mereka,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa para kader PKB harus terus menjaga komitmen ideologis dan spiritual dalam setiap gerak politiknya, agar tetap berpihak kepada rakyat, ulama, dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kota Pasuruan, H. Abdullah Junaedi, menambahkan bahwa ziarah ini merupakan bagian dari kekuatan batiniah yang selama ini menjadi ruh gerakan PKB. Menurutnya, perjuangan politik bukan hanya soal strategi dan kerja lapangan, tetapi juga perlu disertai dengan doa, tawasul, dan restu para kiai.

“Kekuatan spiritual adalah fondasi utama PKB. Melalui ziarah ini, kami ingin menegaskan bahwa segala ikhtiar duniawi harus selalu bersandar kepada restu langit dan ridha para alim ulama,” tegasnya.

H. Mokh Nawawi, kader senior PKB sekaligus Wakil Wali Kota Pasuruan, juga turut hadir dan memberikan pernyataan bahwa PKB telah menapaki usia ke-27 dengan semangat yang tetap konsisten. Ia menekankan pentingnya merawat harapan dan solidaritas kader di tengah berbagai tantangan politik.

“Selama 27 tahun, PKB telah berjuang bersama rakyat dan ulama. Tantangan hari ini masih besar, terutama di tingkat lokal seperti Kota Pasuruan. Namun dengan menjaga semangat spiritual, kekompakan, dan visi kerakyatan, insyaAllah PKB akan tetap tumbuh, menang, dan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Ziarah ini bukan hanya menjadi simbol penghormatan kepada para tokoh pendahulu, tetapi juga sebagai pengingat bagi kader bahwa perjuangan politik tidak boleh lepas dari akar spiritual dan nilai perjuangan Islam rahmatan lil ‘alamin yang diperjuangkan oleh NU dan PKB sejak awal berdirinya.

 

 

Pewarta ; Zen_Satuman

Sumber ; DPC PKB Kota Pasuruan