SUARARAKYAT62, KOTA BATU – Polres Batu menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Semeru 2026 yang dipimpin langsung Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanto, bersama para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel yang terlibat. Kegiatan berlangsung di Rupatama Polres Batu, Selasa (24/02/2026).

Lat Pra Ops ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan sekaligus pemantapan strategi sebelum pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang akan berlangsung selama 12 hari, terhitung mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026.
Sasaran Operasi.
Operasi Pekat Semeru 2026 menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, di antaranya, Penyalahgunaan bahan peledak (handak), petasan atau mercon
Premanisme Prostitusi, baik konvensional maupun online
Pornografi, baik konvensional maupun online Perjudian, baik konvensional maupun online Peredaran minuman keras ilegal maupun oplosan
Dalam arahannya, AKBP Aris Purwanto menegaskan bahwa Operasi Pekat memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kegiatan rutin kepolisian sehari-hari.
“Operasi ini harus memiliki dinamika kegiatan yang terlihat jelas dan getarannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jangan sampai pelaksanaannya terkesan sama dengan kegiatan rutin biasa,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh bentuk penyakit masyarakat yang menjadi sasaran harus ditekan secara signifikan di wilayah Kota Batu.
“Kita pastikan Kota Batu aman dari segala bentuk penyakit masyarakat yang termasuk dalam sasaran Operasi Pekat Semeru 2026. Ini bagian dari komitmen kita menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Operasi Pekat Semeru 2026 merupakan operasi cipta kondisi sebagai persiapan menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.
Karena itu, seluruh satuan tugas (satgas) diminta bekerja secara terintegrasi dan saling mendukung agar pelaksanaan operasi berjalan optimal.
Kapolres mengingatkan agar setiap tindakan represif dilakukan secara terukur dan sesuai SOP, disertai perencanaan matang serta arahan jelas dari masing-masing Kepala Satgas. Selain itu, langkah preemtif dan preventif juga harus berjalan efektif.
“Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bagian dari ibadah,” pesannya.
Tak kalah penting, Kapolres juga menekankan kedisiplinan administrasi, khususnya dalam ketepatan waktu pelaporan guna menghindari teguran dari satuan atas.
Dengan digelarnya Lat Pra Ops ini, diharapkan seluruh personel memiliki kesamaan persepsi, kesiapan taktis dan teknis, serta komitmen kuat dalam menekan penyakit masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Batu tetap aman, kondusif, dan terkendali menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.
(nyak)




