Magetan, SuaraRakyat62.com – Kelompok teater asal Jepang, Puchi Mari Mari, menghadirkan pertunjukan seni di halaman Perpustakaan Dbuku, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Teater Jepang Tampil di Magetan, Bawa Pesan Seni sebagai Jembatan Budaya

Pertunjukan yang dibuka gratis untuk masyarakat mulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi ruang perjumpaan antara seniman Jepang, komunitas seni lokal, dan masyarakat Magetan. Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang melalui seni pertunjukan.

Owner Dbuku sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Diana Sasa, menyambut kehadiran kelompok teater tersebut. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, pelajar, dan mahasiswa, memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk mengenal kebudayaan Jepang secara langsung.

“Ini kesempatan baik melihat bagaimana kebudayaan Jepang hadir dan berinteraksi dengan masyarakat kita melalui seni. Kehadiran mereka bukan sekadar menghadirkan tontonan, tetapi menjadi bagian dari proses pertukaran budaya yang mempertemukan masyarakat dari latar belakang berbeda,” ujar Diana saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Diana menilai pertukaran budaya tidak selalu harus berlangsung dalam forum formal maupun kegiatan berskala besar. Menurutnya, pemanfaatan ruang publik seperti halaman perpustakaan justru dapat menciptakan suasana interaksi yang lebih dekat dan terbuka bagi masyarakat.

“Kita belajar banyak dari pertemuan seperti ini. Ada budaya Jepang, masyarakat kita, seniman, dan komunitas yang bertemu dalam satu acara. Dari sini kita bisa saling mengenal, menghargai, dan melihat bahwa kebudayaan memiliki bahasa yang bisa mempertemukan banyak orang,” tuturnya.

Ia menyebut kegiatan tersebut juga dapat menjadi pengalaman belajar bagi generasi muda di luar lingkungan pendidikan formal. Interaksi antara seniman Jepang dan penggiat seni lokal juga berpotensi membuka jejaring serta menambah pengalaman bagi komunitas seni di daerah.

Puchi Mari Mari merupakan kelompok teater berbasis di Jepang yang mengedepankan interaksi langsung dengan penonton. Konsep pertunjukan mereka tidak bergantung pada panggung besar maupun tata produksi yang kompleks, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai ruang pertunjukan.

Dalam pentas di Magetan, kelompok tersebut mengangkat cerita rakyat sebagai materi pertunjukan. Dialog yang digunakan relatif minim dan disampaikan dalam bahasa Indonesia sehingga cerita maupun unsur humor dapat lebih mudah dipahami oleh penonton.

Pertunjukan di Magetan menjadi bagian dari rangkaian tur Puchi Mari Mari di sejumlah wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlangsung pada 11 hingga 20 September 2026.

Mengusung tema “Seni Menghubungkan Kita”, rangkaian pertunjukan tersebut membawa konsep seni yang partisipatif dan terbuka bagi publik. Melalui pertunjukan dan interaksi langsung, kegiatan itu menjadi salah satu ruang pertemuan masyarakat dengan seniman lintas negara sekaligus memperkenalkan pengalaman budaya yang berbeda kepada penonton.

Bagi masyarakat Magetan, kehadiran Puchi Mari Mari tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka kesempatan untuk melihat seni pertunjukan dari perspektif budaya lain secara langsung.(Pr)