Bojonegoro, SuaraRakyat62.com – Krisis air bersih kembali dirasakan warga Desa Hargomulyo dan Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah sumber air dari sumur mengering.

Kondisi tersebut salah satunya dirasakan Pujianti, tokoh warga Desa Wonocolo. Ia mengatakan, dirinya bersama warga lainnya sudah mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama hampir dua bulan.
“Sudah hampir dua bulan sumur mengering,” ujar Pujianti, Jumat (18/9/2026).
Kondisi itu membuat warga harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak. Bantuan air bersih menggunakan truk tangki yang disalurkan kepada warga pun disambut lega.
“Dengan adanya bantuan ini, warga tidak lagi bingung mencari air untuk minum dan masak. Matur suwun sanget kepada Pak Lasmiran dan PDI Perjuangan,” katanya.
Anggota DPRD Bojonegoro sekaligus kader PDI Perjuangan, Lasmiran, mengatakan Kecamatan Kedewan merupakan salah satu wilayah yang rentan mengalami kekurangan air bersih, meski daerah tersebut dikenal sebagai kawasan penghasil minyak di Wonocolo.
Menurut Lasmiran, persoalan kekeringan di wilayah tersebut bukan merupakan masalah baru karena warga harus menghadapi krisis air bersih hampir setiap tahun.
“Warga harus menghadapi krisis air bersih setiap tahun,” kata Lasmiran.
Ia menilai persoalan tersebut perlu menjadi pekerjaan rumah bersama agar penanganan tidak hanya dilakukan ketika kekeringan terjadi. Selain bantuan darurat berupa distribusi air bersih, diperlukan upaya jangka panjang untuk mencari solusi agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Sementara itu, penyaluran air bersih yang dilakukan kali ini disebut sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.
“Semoga bisa membantu kebutuhan sehari-hari warga Hargomulyo dan Wonocolo,” tutur Lasmiran.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan untuk bergotong royong dan hadir di tengah masyarakat.
Bantuan air bersih oleh Fraksi PDI Perjuangan tersebut, lanjutnya, telah dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kerawanan kekeringan.
Kondisi kekeringan yang kembali dirasakan warga Kedewan sekaligus menunjukkan perlunya penanganan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga solusi berkelanjutan untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan. (Hm)




