Surabaya, SuaraRakyat62.com – Sebanyak belasan organisasi masyarakat (ormas) di Surabaya menyatakan komitmennya untuk menjaga Kota Pahlawan tetap aman dan damai. Deklarasi tersebut disampaikan langsung di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (2/8/2025), dan diterima oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Belasan Ormas Surabaya Deklarasi Damai, Tegaskan Komitmen Lawan Anarkisme

Aliansi masyarakat ini menegaskan kesiapannya menjadi garda terdepan melawan kelompok anarkis yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan warga.

“Jika ada aksi anarkis yang mengganggu ketenangan masyarakat, kami siap berada di barisan terdepan untuk melindungi Kota Surabaya,” tegas Herma Wilah dari Forum Pemuda NTT.

Lebih dari 15 ormas bergabung dalam aliansi ini, di antaranya ASB, KPSIS Surati Ijo, Barak Jere, AMI, Grib Jaya, KGB (Kawal Gibran Bersama), Bonek YSS, Forum Pemuda NTT, BM Kosgoro 1957, BRN (Barisan Rakyat Nusantara), Jogo Boyo, hingga komunitas Gen Z Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memberikan apresiasi atas komitmen tersebut. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci untuk menjaga stabilitas keamanan di Surabaya.

“Deklarasi damai ini bukti nyata bahwa masyarakat Surabaya cinta kedamaian. Polisi tidak bisa bekerja sendiri, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif,” ujarnya.

Deklarasi ini juga menjadi penegasan bahwa Surabaya adalah rumah bersama yang harus dijaga, bukan dirusak. Seluruh ormas menegaskan siap berdiri tegak melawan aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan kericuhan maupun memecah belah masyarakat.

Dengan semangat persatuan, masyarakat Surabaya berharap kota ini semakin aman, kondusif, dan layak disebut sebagai Kota Damai.

 

 

Penulis; Suliani