Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com –
Program 10.000 CCTV untuk Kota Pasuruan Aman kembali membuahkan hasil nyata. Berkat rekaman kamera pengawas di Musholla As-Siddiq, petugas Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap kasus pencurian pompa air yang terjadi di enam tempat ibadah berbeda di wilayah Kota Pasuruan.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu, 27 September 2025, sekitar pukul 12.48 WIB di Musholla As-Siddiq, Jl. KH. Samanhudi, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Pengurus musholla baru menyadari kehilangan ketika hendak menunaikan salat Maghrib dan mendapati pompa air sudah raib. Saat dilakukan pengecekan rekaman CCTV, terlihat seorang pria berusia sekitar 50 tahun menggunakan sepeda motor bebek warna hitam dan menutupi wajah dengan kain saat mengambil pompa air tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Purworejo segera melakukan penyelidikan.
Kapolsek Purworejo, Kompol Muljono, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan mengarah pada pelaku berinisial NC (50), warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian pompa air di enam lokasi berbeda, meliputi sejumlah masjid dan musholla di wilayah Kota Pasuruan. Saat ini tersangka sudah kami tahan,” ujar Kompol Muljono, Selasa (14/10).
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit pompa air merek Shimizu, satu unit sepeda motor bebek warna hitam tanpa surat kendaraan, serta beberapa peralatan yang digunakan pelaku saat beraksi.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara membenarkan pengungkapan kasus tersebut berkat dukungan program CCTV.
“Benar, kasus ini berhasil terungkap berkat rekaman CCTV di tempat ibadah. CCTV menjadi alat bantu utama kami dalam mengidentifikasi dan melacak pelaku,” jelas AKBP Davis.
Ia menambahkan, program 10.000 CCTV terbukti efektif dalam mempercepat pengungkapan tindak kriminal serta memperkuat keamanan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
“Melalui pemasangan CCTV di titik strategis dan tempat publik termasuk rumah ibadah, kami terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan teknologi, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, damai, serta bebas dari gangguan kriminalitas, khususnya di tempat-tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan spiritual warga.
Penulis; Abdul_Khalim




