Kota Malang, SuaraRakyat62.com – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan publik. Setelah sejumlah pelanggan mengeluhkan gangguan aliran air dalam beberapa hari terakhir, pihak Tugu Tirta langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.

Gangguan tersebut disebabkan oleh proyek pembangunan drainase yang tengah dikerjakan di beberapa titik wilayah Kota Malang, salah satunya proyek besar milik Bina Marga Provinsi Jawa Timur di sepanjang Jalan Soekarno–Hatta.
Aktivitas alat berat dalam proyek tersebut kerap bersinggungan dengan jaringan pipa distribusi aktif milik Tugu Tirta. Akibatnya, pipa mengalami kebocoran berulang dan mengakibatkan terganggunya suplai air di sejumlah kawasan.
“Setiap malam kami menurunkan petugas untuk mengawal pekerjaan proyek agar tidak terjadi lagi kontak antara alat berat dengan pipa aktif. Kami juga menyiagakan tim teknis selama 24 jam untuk mempercepat perbaikan dan normalisasi aliran air,” ujar Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta, Selasa (21/10).
Menurutnya, gangguan distribusi air umumnya berlangsung 1–2 hari di beberapa wilayah. Kondisi ini memaksa tim teknis melakukan perbaikan berulang yang tentu berdampak pada beban operasional perusahaan.
Meski begitu, Tugu Tirta tetap mengedepankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya juga menegaskan bahwa kerusakan jaringan terjadi akibat aktivitas proyek drainase, dan telah meminta pihak pelaksana untuk lebih berhati-hati serta bertanggung jawab penuh terhadap dampak pekerjaan mereka.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Karena itu kami mohon maaf sebesar-besarnya, dan berkomitmen untuk memulihkan pelayanan secepat mungkin,” tambah Priyo.
Sebagai bentuk pelayanan tambahan, Tugu Tirta menyediakan layanan air tangki gratis bagi pelanggan terdampak. Masyarakat dapat menghubungi 08113550800, atau melapor gangguan melalui Hotline 0341-715103, WhatsApp 081130763119, maupun website www.perumdatugutirta.co.id
Informasi mengenai potensi gangguan dan perkembangan perbaikan akan terus diperbarui melalui media sosial resmi, radio lokal, serta perwakilan pelanggan di area terdampak.
Gangguan aliran air akibat proyek drainase memang bukan hal baru. Namun, respon cepat dan koordinasi intensif yang dilakukan Tugu Tirta membuktikan bahwa perusahaan daerah ini tidak tinggal diam saat pelayanan terganggu.
Langkah cepat, komunikasi terbuka, dan kesiagaan tim lapangan menjadi bukti nyata bahwa Tugu Tirta berupaya menjaga kepercayaan publik di tengah tantangan lapangan.
“Kami berterima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan. Bersama-sama, kita jaga aliran air kehidupan tetap mengalir,” tutup Priyo Sudibyo.
Penulis; Mak_Ila




