Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.Si. mengajak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Pasuruan untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Pasuruan dalam upaya menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pelantikan Pengurus IDI Kota Pasuruan 2026–2028, Wali Kota Ajak Perkuat Sinergi Tekan Stunting

Ajakan tersebut disampaikan Mas Adi saat menghadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Kota Pasuruan Masa Bhakti 2026–2028, yang dirangkai dengan seminar ilmiah bertema “Komplikasi Kehamilan, Kesehatan Uroginekologi dan Tumbuh Kembang: Ibu Sehat, Anak Kuat, Siap Menyongsong Generasi Emas Indonesia.” Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi.

Pelantikan itu secara resmi menetapkan dr. Rahmat Sakur sebagai Ketua IDI Cabang Kota Pasuruan masa bhakti 2026–2028, bersama jajaran pengurus baru yang diharapkan mampu membawa organisasi profesi dokter semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap tantangan dunia kesehatan.

Dalam sambutannya, Mas Adi menegaskan bahwa penanganan stunting masih menjadi prioritas utama pembangunan kesehatan di Kota Pasuruan. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi kesehatan.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat dengan IDI agar edukasi, pencegahan, dan penanganan bisa dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Mas Adi.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Mas Adi menyebut, meningkatnya penggunaan layanan kesehatan digital seperti Halodoc dan Alodokter menjadi indikasi bahwa masyarakat semakin melek teknologi.

“Kami berharap pelayanan kesehatan di Kota Pasuruan dapat semakin cepat, mudah, dan responsif dengan memanfaatkan teknologi digital, tanpa mengurangi kualitas dan sentuhan humanis kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kota Pasuruan terpilih, dr. Rahmat Sakur, saat dikonfirmasi awak media di tempat terpisah pada Senin (26/1/2026), menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah daerah, khususnya dalam menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“IDI Kota Pasuruan siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Pasuruan. Kami akan mendorong peran aktif para dokter dalam edukasi kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting sejak dini, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan di semua lini,” tegas dr. Rahmat Sakur.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam pembangunan kesehatan.

“Upaya kuratif saja tidak cukup. Edukasi kepada masyarakat harus diperkuat agar kesadaran hidup sehat tumbuh sejak dini. Ini sejalan dengan visi mencetak generasi emas Indonesia,” imbuhnya.

Dengan terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kota Pasuruan dan IDI Cabang Kota Pasuruan, diharapkan berbagai program kesehatan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

 

 

(Hbl)