SUARARAKYAT62, ROHUL — Hamparan lahan kosong di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, yang sebelumnya hanya diam tak tersentuh, kini mulai “bernapas”. Senin pagi (11/5/2026), tanah itu seakan tersenyum ketika benih-benih jagung pipil ditanam bersama oleh jajaran Polsek Kunto Darussalam dan masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Polsek Kunto Darussalam dan Warga Pasir Luhur “Menanam Harapan” Lewat Jagung Pipil

Dipimpin Kapolsek Kunto Darussalam, kegiatan penanaman jagung pipil tersebut menjadi simbol semangat baru dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Satu hektare lahan yang sebelumnya tidur, kini dibangunkan untuk menjadi sumber harapan dan kesejahteraan masyarakat.

Jagung-jagung kecil yang ditanam itu bukan sekadar bibit biasa. Ia membawa mimpi besar tentang kemandirian pangan, tentang dapur masyarakat yang tetap mengepul, dan tentang ekonomi warga yang perlahan tumbuh bersama batang-batang jagung yang kelak menguning.

Melalui Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam, Ipda Juiar, kepolisian mengajak masyarakat agar tidak membiarkan lahannya terus “sunyi” tanpa manfaat.

“Kami ingin lahan kosong ini hidup dan menghasilkan. Jagung pipil ini bukan hanya tanaman, tetapi langkah nyata untuk membantu perekonomian masyarakat dan mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, polisi tak hanya datang membawa seragam dan pengamanan. Mereka ikut hadir sebagai pendamping masyarakat, mulai dari membuka lahan, mengolah tanah, menyediakan bibit, hingga nanti mengawal proses panen bersama Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kunto Darussalam.

Kebersamaan tampak begitu hangat. Pendamping Desa Asmi, Bripka Ricardo Sibarani, Bripda Alif Firdaus, Ketua BUMDes Pasir Luhur Anandar Gianto, ibu-ibu PKK, perangkat desa hingga masyarakat turut larut dalam semangat gotong royong.

Di bawah terik matahari, cangkul dan tangan-tangan warga seolah berbicara bahwa ketahanan pangan tidak bisa berjalan sendiri. Ia tumbuh dari kebersamaan, kerja keras, dan kepedulian semua pihak.

Polsek Kunto Darussalam pun berkomitmen akan terus mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Sebab bagi mereka, setiap jengkal tanah yang ditanami hari ini adalah investasi masa depan untuk kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan penanaman jagung pipil selesai sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan.(es)