Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Dana Masyarakat (PMDM) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Jumat (24/10/2025), bertempat di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM PMDM, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Rakernas LSM PMDM 2025: Gus Ujay Tegaskan Komitmen Kawal Transparansi Dana Publik, HUT Ning Celsi Jadi Momentum Konsolidasi Gerakan

Menariknya, Rakernas tahun ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-17 Ning Celsi, putri dari Ketua Umum LSM PMDM, Gus Ujay, yang menambah suasana keakraban dan semangat kebersamaan di lingkungan organisasi.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan LSM dari berbagai daerah di Pasuruan Raya, di antaranya Imam R. (Ketua LSM Cakra Berdaulat), Musa Abidin, S.T. (Ketua LSM Gerah), Misbach (Ketua LSM Gajah Mada), Erick (Ketua LSM Trinusa), H. Sugeng Samiaji (Ketua DPD Jawapes Jatim) serta beberapa Tokoh Lainya. Hadir pula beberapa jurnalis Pasuruan yang turut meliput jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LSM PMDM, Gus Ujay, menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan momen penting untuk menyatukan visi dan langkah seluruh pengurus dan anggota PMDM di berbagai wilayah.

“Rakernas ini bukan sekadar forum rutin, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik. Kami juga berbahagia karena bisa merayakan ulang tahun ke-17 putri kami, Ning Celsi, bersama keluarga besar LSM PMDM,” ujar Gus Ujay dalam keterangannya.

Sementara itu, Ketua LSM Cakra Berdaulat, Imam R., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LSM PMDM atas inisiatif Rakernas ini. Kegiatan seperti ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat sipil untuk memperkuat perannya dalam pengawasan dana publik. Kami siap bersinergi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ungkapnya.

Rakernas kali ini membahas sejumlah agenda penting, di antaranya:

  1. Evaluasi pelaksanaan program kerja tahunan;
  2. Diskusi panel mengenai isu aktual dalam pengelolaan dana publik;
  3. Penyusunan rekomendasi kebijakan untuk peningkatan pengawasan sosial;
  4. Penguatan jaringan antar-LSM dan pengurus daerah.

Selain agenda resmi, suasana Rakernas semakin semarak dengan acara hiburan musik elektun dan ramah tamah antar peserta, yang mencerminkan semangat kekeluargaan dalam tubuh organisasi.

Gus Ujay juga menegaskan bahwa LSM PMDM akan terus konsisten dalam menjadi mitra kritis dan konstruktif pemerintah, terutama dalam mendorong keterbukaan informasi dan akuntabilitas publik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana masyarakat digunakan tepat sasaran dan transparan. Itu adalah amanah moral yang terus kami jaga,” tegasnya.

Rakernas LSM PMDM tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat perubahan dan pengawasan publik tidak hanya hadir dalam forum formal, tetapi juga dalam ikatan kebersamaan dan nilai kekeluargaan.

Perayaan HUT ke-17 Ning Celsi bukan sekadar seremonial, melainkan simbol lahirnya generasi baru yang siap melanjutkan perjuangan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

 

Penulis; Apin