Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Rumah tangga pasangan RUS dan ZAHRA, warga Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang telah terjalin belasan tahun dan dikaruniai tiga anak laki-laki, kandas akibat kehadiran pria lain berinisial SOH, Senin (2/6).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Ustadz di Kedungrejo Diduga Sembunyikan Istri Orang, Suami Tempuh Jalur Hukum

SOH diketahui merupakan warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, yang dikenal sebagai seorang ustadz. Meskipun masih berstatus suami dari perempuan asal Madura, SOH dikabarkan tidak lagi tinggal satu rumah dengan istrinya.

Dugaan perselingkuhan ini mencuat setelah ZAHRA berpamitan hendak bekerja ke Malaysia pada pertengahan April lalu. Namun, menurut pengakuan RUS dan anak sulungnya, kepergian tersebut hanyalah kedok agar ZAHRA bisa tinggal bersama SOH.

Kecurigaan semakin menguat setelah anak sulung ZAHRA menemukan rekaman video pendek yang memperlihatkan ZAHRA dan SOH sedang melaksanakan salat bersama di sebuah rumah. Dalam video tersebut, keduanya saling mencium tangan dan kening, seperti layaknya pasangan suami istri yang sah.

Terduga Pelaku perselingkuhan SOH dan Zahra. Foto (Cuplikan Video)

RUS bersama anak dan pihak kepolisian lantas melakukan penggeledahan di rumah SOH. Di lokasi, ditemukan sebuah tas biru milik ZAHRA, tas yang sama dibawa saat ZAHRA pamit ke luar negeri. Memperkuat dugaan bahwa ZAHRA disembunyikan oleh SOH.

Melalui kuasanya, Nurifah Sulistyowati (Iva) selaku Ketua LSM Gema Anak Bangsa, RUS berupaya menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Iva mendatangi Balai Desa Kedungrejo dan meminta mediasi, termasuk pengembalian dana sebesar Rp50 juta lebih yang tersimpan di rekening atas nama ZAHRA.

Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu. Dalam waktu singkat setelah komunikasi dengan pihak desa, SOH dikabarkan kabur dari rumahnya.

“SOH sudah tidak pulang,” ujar Kepala Desa Kedungrejo, Rokhmat, kepada wartawan.

Karena tidak ada penyelesaian yang tercapai, dan menganggap pemerintah desa tidak maksimal dalam menjembatani persoalan, Iva menyatakan akan menempuh jalur hukum.

“Upaya saya agar peristiwa ini ditempuh secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil. Malah SOH pergi meninggalkan rumahnya. Untuk itu saya tidak akan segan melaporkan SOH ke Polres Pasuruan secepatnya,” tegas Iva.

 

Penulis ; Abdul Khalim