Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com – Warga Desa Sei Kuning, Kabupaten Rokan Hulu, kembali menyoroti aktivitas pengelolaan limbah oleh PT. Sumatera Karya Agro (SKA) yang dinilai berpotensi mencemari lingkungan. Mereka menuntut perusahaan untuk lebih cerdas dan transparan dalam menangani limbah agar tidak merugikan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Warga Sei Kuning Ingatkan PT. SKA Agar Cerdas Tangani Limbah, Ancam Gelar Aksi di DLHK Provinsi

Kekhawatiran warga mencuat setelah air Sungai Siabu Tonang mengalami perubahan warna beberapa waktu lalu. Peristiwa itu diduga kuat terkait aktivitas limbah dari perusahaan.

“Kami tidak ingin kejadian itu terulang. PT. SKA harus serius memperbaiki sistem pengelolaan limbahnya,” ujar salah seorang warga Sei Kuning, Selasa (21/10/2025).

Menurut warga, Sungai Siabu Tonang merupakan sumber air penting bagi masyarakat sekitar. Air sungai itu digunakan untuk mandi, mencuci, serta kebutuhan pertanian. Karena itu, masyarakat menuntut pertanggungjawaban dan langkah nyata dari pihak perusahaan.

“Kalau PT. SKA terus mencemari lingkungan, kami akan turun melakukan aksi damai ke kantor DLHK Provinsi Riau. Kami ingin ada penegakan hukum dan pengawasan yang lebih ketat,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. SKA belum memberikan tanggapan resmi terkait ancaman aksi warga. Namun sebelumnya, Humas PT. SKA, Dana, menyebut bahwa perusahaan telah melakukan pengecekan dan pembersihan di aliran sungai sebagai langkah tanggap darurat atas dugaan pencemaran tersebut.

Warga berharap DLHK Provinsi Riau segera turun tangan untuk menelusuri dugaan pencemaran dan memastikan tidak ada pelanggaran lingkungan yang merugikan masyarakat.

Kasus ini menjadi cermin bahwa kesadaran lingkungan masyarakat semakin meningkat. Warga kini tak hanya menuntut tanggung jawab, tapi juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah yang bijak dan berkelanjutan.

Jika industri lalai menjaga keseimbangan alam, maka suara rakyat akan menjadi pengingat keras agar bumi tetap terjaga untuk generasi berikutnya.

 

 

Tim